Siapkan Dua Tempat Isolasi Terpusat, OTG Berkeliaran Dijemput Paksa

picsart 07 25 05.16.58
ISOLASI TERPUSAT - Tim Satgas Penanganan Covid-19 Bangli, saat mengecek lokasi tempat isolasi terpusat bagi warga Bangli yang terpapar Covid-19.

Bangli, DENPOST.id

Pemerintah Pusat melarang memberlakukan isolasi mandiri bagi warga yang terpapar Korona dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). Hal ini pun langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Bangli, melalui Satgas Penanganan Covid-19.

Di mana, Bangli telah menyiapkan dua tempat untuk dijadikan tempat isolasi terpusat bagi warga yang terpapar Korona.

Dua tempat itu, yakni RSJP Bali yang memiliki kapasitas 200 orang dan SKB Kayuambua dengan kapasitas 50 orang. Sedangkan untuk OTG yang membandel masih berkeliaran akan dijemput paksa. Sementara untuk makan dan minum yang awalnya akan dibebankan pada pasien, kini ditanggung pemda. Termasuk kebutuhan obat atau vitamin bagi warga yang jalani isolasi terpusat.

Demikian dipaparkan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta. Lebih lanjut Sedana Arta menyebutkan pascamelakukan vidcon dengan Menko Maritim, pihanya telah membuat Surat Edaran (SE) berkaiatan dengan pelaksanaan isolasi terpusat (isoter) dan hal ini telah disosialisasikan ke bawah melalui satgas desa.

Baca juga :  Melukat di Muara Campuhan Padanggalak, Ibu dan Anak Tewas Terseret Arus

“Orang tanpa gejala (OTG) maupun warga terpapar corona tanpa gejala wajib jalani isolasi terpusat. Kalau mereka membandel maka telah disiapkan tim penjemputan paksa,” Sedana Arta, yang juga Ketua Satgas Bangli. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini