Apresiasi Nakes, Dana Minta Insentif Segera Diamprah

Apresiasi Nakes, Dana Minta Insentif Segera Diamprah
INSENTIF - Bupati Karangasem, I Gede Dana, bersama jajaran terkait membahas perihal pencairan insentif nakes, Selasa (27/7/2021).

Amlapura, DENPOST.id

Tenaga Kesehatan (nakes) menjadi pahlawan garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Banyak Nakes yang gugur akibat terpapar Covid-19 di tengah menjalankan tugas. Termasuk para nakes di Kabupaten Karangasem. Sebanyak 108 tenaga kesehatan dan penunjangnya sempat terpapar Covid-19 dalam menjalankan tugas.

Sebagai apresiasi karena telah bekerja keras, Bupati Karangasem, I Gede Dana menganggarkan Rp 1,7 miliar insentif untuk para nakes. Namun seluruhnya belum dapat dicairkan karena berbagai kendala, sehingga dia mendorong agar pihak terkait segera memproses.

“Padahal insentif nakes sangat dibutuhkan untuk menjaga semangat dalam pelayanan kesehatan,” ujar Dana diwawancara, Selasa (27/7/2021). Tak hanya nakes, pihaknya meminta jajaran terkait juga segera mencairkan insentif untuk para vaksinator yang nilainya mencpai Rp 9 miliar.

“Saya meminta jajaran terkait untuk segera mencairkan insentif nakes dan vaksinator di masing-masing perangkat daerah dan unit-unit perangkat daerah. Menanyakan perihal kendala pencairan sekaligus mencari solusi percepatan pencairan insentif nakes termasuk tenaga vaksinator dengan Kepala Dinas Kesehatan,”  saran Dana.

Baca juga :  Sehari Dicopot, Krisna Kembali Jadi Komisioner KPU Karangasem

Gede Dana juga mengungkapkan, untuk vaksinator yang dipasang Rp 9 miliar, baru diamprah Rp 300 Juta. Terkait hal ini, dirinya telah meminta bagi unit yang belum mengamprah, supaya secepatnya mengamprah. Karena  jika dana itu tidak terealisasi, Gede Dana sebagai Bupati juga akan bermasalah. “Anggaran tersebut agar terserap secara terarah,” imbuhnya.

Tak hanya perihal insentif, Dana juga mengeluarkan kebijakan terkait izin pada para nakes yang mengajukan pindah tugas ke luar Karangasem. “Untuk tenaga kami sangat kurang sekali, saya mohon maaf kepada para perawat dan tenaga kesehatan saya tidak izinkan pindah keluar dari Karangasem. Terkait tugas belajar keluar, kami juga tidak izinkan dulu,” terangnya memohon permakluman.

Baca juga :  Jabatan Eselon II Kosong, Giri Prasta Janjikan Bentuk Pansel

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, menambahkan, di Karangasem ada 1.612 orang tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh faskes. Ditambah tenaga penunjang lainnya sehingga berjumlah sebanyak 2.400 anggota. “Dalam penanganan Covid ini, kami mengerahkan seluruh organisasi profesi. Kami memberdayakan semaksimal mungkin tenaga kesehatan untuk menunjang penanganan kasus Covid-19 di wilayahnya, ” pungkasnya. (c/yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini