Ratusan Kendaraan Ditolak Masuk Denpasar

Ratusan Kendaraan Ditolak Masuk Denpasar
DIPUTAR BALIK – Satpol PP Kota Denpasar memutar balik sekaligus mendenda dua pengendara motor tanpa masker saat terjaring razia PPKM Level 4 di Jl. Raya Sesetan, Denpasar Selatan, Rabu (28/7/2021).

Sesetan, DENPOST.id

Tim gabungan menolak atau memutar balik ratusan pengendara yang akan masuk ke Kota Denpasar. Mereka tidak diizinkan masuk karena tanpa surat keterangan (suket) jalan dan tujuan jelas. Pengendara yang diputar balik ini terjadi di enam pos penyekatan dalam razia protokol kesehatan (prokes) dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Rabu (28/7/2021).

”Kami mengambil langkah tegas menolak setiap kendaraan masuk ke wilayah Denpasar tanpa surat jalan, surat vaksin, hasil tes negatif rapid antigen dan tidak memiliki tujuan jelas. Bila tidak membawa persyaratan sesuai aturan, kami putar balik kendaraan guna mencegah penyebaran virus corona di Denpasar,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, di sela-sela razia PPKM Level 4 di Jl. Raya Sesetan, Denpasar Selatan.

Baca juga :  Pedagang Pasar Kumbasari Diimbau Pakai Masker Dobel

Anom Sayoga merinci, di pos penyekatan Jl. A. Yani Utara-Jl. Antasura ada 14 kendaraan yang diputar balik, Jl. Trenggana-Jl. Trengguli 13 kendaraan, Jl. Nangka Utara-Jl. Kemuda 40 kendaraan, Jl. Gunung Salak 150 kendaraan, Jl. Gunung Sanghyang 8 kendaraan, Jl. Kemuda-Jl. Seroja 30 kendaraan dan pos penyekatan Jl. Gatot Subroto Barat 4 kendaraan.

Lebih lanjut dikatakan, mobilitas masyarakat saat malam hari cukup ramai sehingga dilakukan razia gabungan Selasa (27/7) dari pukul 20.00-22.00 dan Rabu (28/7/2021) dari pukul 07.00-10.00 agar masuk ke Kota Denpasar. ”Satu-satunya jalan menekan penyebaran sekaligus memutus mata rantai virus corona di Denpasar, kami melakukan razia gabungan di pos penyekatan memeriksa kelengkapan surat-surat pengendara secara ketat dan tujuan jelas bagi warga luar yang ingin bepergian ke Denpasar,’’ jelas Anom Sayoga.

Baca juga :  Di Denpasar 184 Babi Mati, Penyebabnya Masih Misterius

Anom Sayoga menyatakan, warga pendatang dari Jawa maupun dari kabupaten di Bali harus mematuhi instruksi Mendagri dan SE Gubernur dan SE Walikota terkait perpanjangan PPKM Level 4 sampai 2 Agustus mendatang. ”Kita harus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat PPKM leval IV berlangsung. Jangan mengabaikan anjuran pemerintah untuk menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga maupun orang lain,” pungkasnya. (103)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini