Percepat Pemulihan Ekonomi, BMTA Optimalkan Layanan Kesehatan di Bali

picsart 08 08 05.43.59
LAYANAN KESEHATAN - BMTA menjalin kerjasama bersama National Hospital untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Bali.

Sumerta, DENPOST.id

Untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi Bali akibat dampak pandemi, Bali Medical Tourism Association (BMTA) berupaya menggarap sektor kesehatan sebagai salah satunya sumber pendapatan Bali.

Upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas dan pelayanan kesehatan di Bali, salah satunya bersinergi menggandeng salah satu rumah sakit terkemuka di Surabaya, yakni National Hospital.

Ketua BMTA, dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes., mengatakan untuk program wisata medis, pihaknya menggandeng 14 rumah sakit yang ada di Bali.
“Untuk di Bali 14 rumah sakit yang direkrut menjadi anggota wisata medis dikarenakan mereka memiliki layanan unggulan. Mereka memiliki kemampuan terlebih dibidang servis. Dan memang rata-rata pelayanan rumah sakit yang ada di Bali itu melayani WNA,” kata Patra.

Ia juga turut memberikan rincian beberapa rumah sakit tersebut, seperti RSUP Sanglah dengan layanan unggulan jantung, RSUD Bali Mandara dengan layanan unggulan kankernya, RSUD Mangusada dengan layanan jantung, dan RS Bhayangkara dengan layanan hiperbarik.
Untuk mensukseskan visi ini, National Hospital akan bertandem dengan rumah sakit-rumah sakit lokal yang tersebar di seluruh Bali. Kerjasama itu, berupaya menyediakan layanan komprehensif seperti Parkinson dan Movement Disorder, Neuroendovascular (Aneurisma, Varises Otak, Stroke), Comprehensive Epilepsy, Laser Rejuvenation, dan Comprehensive Brain dan Spine dengan standar terbaik.

Baca juga :  Layani Klaim di Tengah Covid-19, BP Jamsostek Lakukan Ini

Dengan kerjasama lintas organisasi ini, diharapkan Bali dapat bangkit dan menjadi salah satu destinasi medical tourism secara nasional maupun Internasional. Mengawali langkah dan visi besar menjadikan Bali sebagai pusat kekuatan ekonomi berbasis pariwisata, BMTA dan National Hospital menandatangani MoU.
BMTA dan National Hospital kepada pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19, dan membantu proses pemulihan sektor pariwisata di Bali. Selain itu, National Hospital juga turut meresmikan Laboratorium PCR National Hospital pertama di Bali, Minggu (8/8/2021).

Baca juga :  Wabah Serupa Covid-19 Pernah Terjadi di Bali, Ini Kata Komang Gases

Laboratorium ini akan mengawali langkah-langkah pemerintah dalam mendukung perekonomian dan masyarakat lokal untuk bangkit kembali dengan cara mempersiapkan fasilitas kesehatan screening Covid-19, sebelum jalur pariwisata Internasional maupun domestik dibuka kembali di Pulau Bali.

Adj. Prof Hananiel Prakasya Widjaya, selaku CEO National Hospital, yang memiliki visi menjadikan Bali memiliki perawatan medis bertaraf Internasional yang dapat memperkokoh ekonomi lokal, serta memperkuat posisi Indonesia di kancah dunia Internasional. Selanjutnya, National Hospital akan selalu siap mendukung dan bekerjasama dengan rumah sakit lokal Bali dan berbagai pihak untuk upaya pengembangan destinasi wisata medis lainnya di Indonesia, dan tentu sembari meningkatkan taraf kesejahteraan kesehatan masyarakat di Indonesia. (106)

Baca juga :  Pasokan Distributor Seret, Pedagang Minyak Goreng Curah di Klungkung Mulai Tutup

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini