Terapkan Ini, Bandara Ngurah Rai Berpotensi Hemat Energi Rp 4,3 Miliar

Konsep Otomatis
HEMAT ENERGI - Bandara Ngurah Rai kini terapkan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018. DENPOST.id/ist

Kuta, DENPOST.id

Wujudkan Bandara Ramah Lingkungan, Bandara I Gusti Ngurah Rai menerapkan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018. Dengan sistem ini potensi penghematan energi hingga akhir 2021 di Bandara satu-satunya di Bali ini mencapai Rp 4,3 miliar.

“Angkasa Pura I berkomitmen untuk dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan hidup, di mana hal ini juga menjadi salah satu misi perusahaan. Konservasi energi melalui penerapan sistem manajemen energi dan pemanfaatan energi terbarukan di bandara merupakan wujud dari implementasi misi perusahaan tersebut. Saat ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi bandara pionir di Angkasa Pura I yang telah menerapkan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018 dan diharapkan bandara kelolaan lainnya juga dapat menerapkannya,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, Senin (9/8/2021).

Baca juga :  Belasan Ribu Pasien Covid-19 Pilih Rawat Mandiri

Penerapan Sistem Manajemen Energi ISO50001:2018 di Bandara Ngurah Rai telah dimulai sejak Februari 2021. Di mana hal ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding) antara Angkasa Pura I dengan Direktorat Konservasi Energi – Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) pada Oktober 2020 lalu.

Lebij jauh dipaparkan, Bandara Ngurah Rai dipilih menjadi bandara Angkasa Pura I pertama yang menerapkan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018. Karena bandara ini merupakan salah satu bandara dengan aktivitas tersibuk. Meningkatnya operasional bandara berdampak pada peningkatan konsumsi energi, baik penggunaan energi listrik maupun energi bahan bakar minyak (BBM).

Baca juga :  Hadapi Era Digitalisasi, BRI Optimalkan Peran Penyuluh Digital

Terkait kebijakan konservasi energi, sambung Faik, Manajemen Angkasa Pura I juga telah menerbitkan instruksi tentang langkah-langkah penurunan gas emisi rumah kaca di bandara-bandara yang dikelola perusahaan. Instruksi ini memuat rencana aksi untuk mendukung konservasi energi seperti pemanfaatan energi baru terbarukan melalui penggunaan pembangkit listrik tenaga surya, penggunaan lampu penerangan jalan solar cell , penggunaan lampu LED, dan penggunaan peralatan hemat energi lainnya yang mendukung kegiatan operasional bandara. (113)

Baca juga :  Mantan Bupati Badung Berpulang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini