Picu Kerumunan, Satpol PP Denpasar Bubarkan Pedagang Musiman

Picu Kerumunan, Satpol PP Denpasar Bubarkan Pedagang Musiman
DIJAGA – Satpol PP Kota Denpasar bersama Dinas Perhubungan menjaga sekaligus membubarkan pedagang musiman yang berjualan di trotoar Jl. Gajah Mada dan Jl. Gunung Kawi, Denpasar Barat, Rabu (11/8/2021) pukul 23.30 Wita.

Pemecutan, DENPOST.id

Guna mencegah meluasnya penyebaran korona virus, Satpol PP Kota Denpasar terpaksa membubarkan pedagang musiman yang berjualan di trotoar dan badan jalan di kawasan Jalan Gajah Mada dan Jalan Gunung Kawi, Kelurahan Pemecutan, Denpasar, (Rabu (11/8/2021). Mereka dinilai memicu kerumunan dan membuat pembeli berdesakan serta tidak memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, menyatakan melarang pedagang musiman berjualan di trotoar Jl. Gajah Mada dan Jl. Gunung Kawi. Selain menggunakan fasilitas umum, keberadaan pedagang ini juga dinilai kerap mengganggu arus lalu lintas dan dikhawatirkan menjadi klaster penyebaran Covid-19.  ”Kami membubarkan paksa kerumunan pedagang di pasar tumpah ini karena banyaknya warga Denpasar positif virus corona akibat terpapar di pasar,’’ kata Anom Sayoga, Kamis (12/8/2021).

Baca juga :  Warga Terdampak Corona, LPD Panjer Lakukan Ini

Dia mengaku sebelumnya sudah mengimbau para pedagang agar tidak berjualan di trotoar dan badan jalan. Namun masih saja ada pedagang yang membandel. ”Kami jaga secara bergantian dari pagi sampai malam karena Jl. Gajah Mada merupakan kawasan heritage jadi harus bersih dari pedagang dan sampah. Pembubaran pedagang ini juga untuk mencegah munculnya klaster baru Covid-19 di pasar tumpah,’’ imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan, para pedagang acapkali kucing-kucingan dengan aparat Satpol PP. Kalau pedagang yang tidak mengindahkan protokol kesehatan dibiarkan berjualan sembarangan, dikhawatirkan penyebaran virus corona kian sulit dikendalikan. ”Ini yang kita takutkan, penularan virus corona bisa masif karena pedagang dan pengunjung pasar tidak disiplin mematuhi imbauan pemerintah. Kelonggaran berjualan jangan disalahartikan. Tetap patuhi protokol kesehatan agar tidak terpapar virus mematikan ini,’’ tegasnya.

Baca juga :  Mahasiswa AS Selundupkan Narkoba Dalam Bentuk Kue Coklat

Dia juga mewanti-wanti para pedagang dan pengunjung agar senantiasa disiplin prokes di mana saja dan kapan saja. “Kami selalu ingatkan agar selalu memakai masker dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, menjaga imun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” sarannya.

Salah seorang warga Denpasar, Ni Ketut Sari mengaku tidak berani abai dengan prokes saat pergi ke pasar tradisional atau tempat-tempat keramaian. Apalagi beberapa anggota keluarganya sempat positif Covid-19 dan mereka diduga terpapar di pasar. “Harus benar-benar sadar diri sekarang, kalau mau aman ya harus taati protokol kesehatan. Selain melindungi diri sendiri, juga untuk melindungi orang-orang di sekitar kita,” katanya.  (103/suryaningsih)

Baca juga :  Waspadai Depresi Akibat Covid-19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini