Oknum Kepala Sekolah Cabul Dituntut 12 Tahun Penjara

ilustrasi

Negara, DENPOST.id

Sidang kasus oknum kepala sekolah yang mencabuli siswanya terus bergulir. Kamis (12/8/2021), jaksa penuntut umum (JPU) menuntut terdakwa GAK (58) dengan hukuman penjara selama 12 tahun. Hal itu diungkapkan Kasipidum Kejari Jembrana, Delfi Trimariono. Selain tuntutan penjara, Delfi mengatakan, terdakwa juga dituntut membayar denda sebesar Rp 15 juta, subsider selama 6 bulan penjara.

Delfi menjelaskan, berdasarkan fakta persidangan, terdakwa GAK (58) dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 81 ayat 1 dan 3 UU RI no 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU no 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca juga :  Pastikan Penerapan Prokes, Pelaku Usaha Disidak Tim Gabungan

Dikatakannya, tuntutan terhadap terdakwa lebih berat karena sebagai seorang pendidik hukuman ditambah sepertiga. Hal-hal yang memberatkan, terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan di persidangan, terdakwa merupakan tenaga pendidik yang seharusnya menjadi teladan, memberi rasa aman dan memperhatikan perkembangan anak murid, serta perbuatan terdakwa menimbulkan trauma mendalam terhadap anak korban dan merusak masa depan korban. Sementara yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum.

Nyoman Aria Merta, penasihat hokum dari pos bantuan hukum PN Negara yang ditunjuk majelis hakim mengatakan, terdakwa akan menyampaikan pledoi atau pembelaan tertulis dalam sidang berikutnya. Aria menilai tuntutan JPU terlalu tinggi, mengingat sesuai fakta persidangan tidak terbukti ada tindak pidana persetubuhan.  (120)

Baca juga :  Kerap Dilalui Truk Tronton, Infrastruktur ke Terminal Negara Rusak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini