Gubernur Instruksikan Pasien Isoman Digeser ke Isoter

picsart 08 13 07.32.48
Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Sumerta, DENPOST.id

Dalam kunjungannya ke Bali, Kamis (12/8/2021) Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan memerintahkan agar penanganan pandemi di Bali segera dievaluasi.

Menyikapi kondisi itu, Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, dan Kapolda Bali segera mengambil sikap. Salah satunya memindahkan warga yang menjalani isolasi mandiri menuju isolasi terpusat. “Bagi warga yang telah mengikuti isolasi mandiri di rumah, kurang dari 10 hari agar segera dibawa ke isolasi/karantina terpusat,” ujar Gubernur Bali, Wayan Koster, Jumat (13/8/2021).

Baca juga :  Lagi, 1 Pasien Covid-19 Meninggal di Denpasar

Terkait hal tersebut, Pangdam IX/ Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, memerintahkan Dandim dan Kapolres ditugaskan untuk menjemput warga tersebut.
Sedangkan yang sudah mengikuti isolasi mandiri di rumah selama 10 hari atau lebih, boleh tetap di rumah menugaskan perbekel/lurah dan bendesa adat se-Bali untuk mengawasi warganya itu.

Warga yang kontak erat agar tidak mengikuti aktivitas di masyarakat meskipun hasil testing Swab Antigen/PCR negatif. “Warga yang terkena kasus baru Covid-19 dengan kondisi tanpa gejala atau sehat (OTG) diwajibkan mengikuti isolasi/karantina terpusat, tidak dibolehkan isolasi mandiri di rumah untuk menghindari penularan dalam keluarga,” ungkap Gubernur.

Baca juga :  Naik Drastis, 211 Orang Positif Covid-19 di Denpasar

Bupati/Walikota berkewajiban menyiapkan fasilitas isolasi/karantina terpusat dengan biaya dari APBD dan dibantu oleh gubernur mulai hari ini. Hal lainnya, pemerintah bersama aparat TNI dan Polri akan memperluas target jumlah pelaksanaan 3T (Tracing, Testing dan Treatment), khususnya Tracing dan Testing terhadap warga yang mengalami kontak erat minimum 10 orang kontak erat untuk setiap kasus baru.

“Warga positif Covid-19 yang baru akan langsung dijemput oleh Dandim dan Polres untuk dibawa ke tempat isolasi/karantina terpusat atau warga bisa berinisiatif ke tempat yang telah ditentukan oleh kabupaten/kota,” tegas gubenur.

Baca juga :  Petani Subak Margaya Mengeluh Karena Ini

“Saya meminta jajaran Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota serta jajaran Kodam IX/Udayana, Polda Bali, dan para pihak lain agar kompak bekerja keras secara bersama-sama, bergotong-royong, bersinergi dan berkolaborasi dalam menangani pandemi Covid-19 di Bali,” bebernya. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini