Instalasi Pemulasaran Jenasah di Klungkung Nyaris Penuh

picsart 08 15 05.23.50
RUANG JENAZAH - Kondisi ruang jenazah di RSUD Klungkung.

Semarapura, DENPOST.id

Pelaksanaan upacara ngaben di Bali, yang berlangsung Agustus ini, rupanya memunculkan fenomena baru. Terjadi peningkatan penitipan jenazah di sejumlah rumah sakit, tak terkecuali di RSUD Klungkung.

Bahkan saat ini, instalasi pemulasaran jenazah di RSUD Klungkung yang hanya berkapasitas 25 jenazah, pada Minggu (15/8/2021) sudah terisi sebanyak 23 jenazah.

Direktur RSUD Klungkung, dr. Nyoman Kesuma ketika dikonfirmasi tidak menampik kondisi di instalasi pemulasaran jenazah saat ini sudah nyaris penuh. Dari 10 frezeer untuk jenazah, seluruhnya sudah terisi. Selain itu, di luar frezeer tersedia 15 tempat dan saat ini sudah terisi 13 jenazah. Yang mana, 11 di antaranya merupakan jenazah  Covid-19.

“Saat ini total ada 23 jenazah dari kapasitas 25 jenazah. Rata-rata pihak keluarga menitipkan jenazah kerabatnya karena masih menunggu hari baik untuk upacaranya,” ungkapnya.

Baca juga :  Desa Akah dan Gelgel, Klungkung, Nihil Pengidap Virus Corona

Sementara menyikapi fenomena tersebut, Ketua PHDI Klungkung, I Putu Suarta mengatakan kalau pihaknya sudah menindaklanjuti surat dari PHDI Provinsi Bali, terkait protokol penanganan jenazah umat Hindu dalam kondisi PPKM pandemi Covid-19. Yang mana, dalam surat nomor 078/PHDI-Bali/VIII/2021 tertanggal 13 Agustus 2021 dikatakan ada salah satu poin keputusannya disebutkan bahwa penitipan jenazah krama Bali umat Hindu di rumah sakit hanya dibatasi paling lama dua hari.

Baca juga :  "Kole Nusa" Jadi Produk Unggulan Oleh-oleh Nusa Penida

Hal ini dilakukan guna mencegah adanya over kapasitas penitipan jenazah di rumah sakit. Di samping itu, disebutkan pula kepada krama umat Hindu yang memiliki keluarga meninggal dunia, bila meninggal karena  positif Covid-19 agar mengikhlaskan penanganan penguburan (pamendeman) atau kremasi kepada petugas yang disiapkan oleh pemerintah atau pemerintah daerah.

“Kita sudah sebarkan surat tapi belum dibahas di satgas. Kita di sini (RSUD Klungkung-red) kan tidak sampai numpuk, kremasi juga masih tetap jalan,” ujar Putu Suarta. (119)

Baca juga :  Dua Babi Hilang, Jeroannya Dibuang di Luar Kandang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini