Kasus Covid-19 di Denpasar Masih Tinggi, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Prokes

picsart 08 19 11.21.00
CEGAT PEMOTOR – Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mencegat pemotor tanpa memakai masker dalam razia PPKM level 4 di Jl. Raya Sesetan, Denpasar Selatan, Kamis (19/8/2021).

Sesetan, DENPOST.id

Kasatpol PP Kota Denpasar yang juga Ketua Tim Yustisi Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, meminta seluruh lapisan masyarakat disiplin dan tak mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Pasalnya, kasus Covid-19 di Denpasar masih tinggi, sehingga masyarakat diharapkan tetap waspada.

Permintaan ini disampaikan Anom Sayoga di sela-sela sidak prokes dan PPKM level 4 di Jl. Raya Sesetan, Denpasar Selatan, Kamis (19/8/2021).
Anom Sayoga berharap masyarakat tidak boleh lengah dan disiplin melaksanakan prokes 6 M yakni mamakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjaga inun, mengindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Di samping juga mengikuti 3T (tracing, treatment, testing) untuk memutus mata rantai peneyabaran Covid-19.

Baca juga :  Rai Mantra Ajak Semua Pihak Wujudkan Pilkada Ramah Lingkungan

Lebih lanjut dikatakannya, penyebaran virus korona di Denpasar mengalami grafik peningkatan meskipun yang sembuh juga bertambah. Namun masyarakat tetap dimintanya disiplin menjalankan prokes, baik saat di rumah maupun bepergian agar terhindar dari penularan virus ini. ”Mari kita perangi pandemi Covid-19 dengan cara disiplin mematuhi aturan yang ada. Kalau hanya mengandalkan pemerintah memerangi Covid-19 tanpa dukungan masyarakat, tidak mungkin bisa selesai. Karena pemeran utama memutus mata rantai virus korona adalah masyarakat,’’ kata Anom Sayoga.

Anom Sayoga menjelaskan, razia PPKM level 4 dilaksanakan bersama Dishub, TNI dan Polri menyasar pengendara motor dan mobil yang melanggar prokes. Dari razia ini menjaring 17 pelanggar, yakni 7 pemotor tanpa masker langsung didenda dan 10 orang memakai masker di bawah dagu hanya diberi pembinaan.

Baca juga :  Vaksin Covid-19 Diprediksi Hadir Desember Ini

“Razia prokes saat PPKM level 4 ini dilakukan bukan semata-mata mencari kesalahan, namun mendisiplinkan masyarakat agar terhindar dari virus corona. Jangan sampai gara-gara satu orang tidak disiplin prokes, membuat susah banyak orang. Seluruh elemen masyarakat harus waspada mematuhi prokes dengan memperhatikan pola hidup bersih dan sehat,’’ sarannya.

Selama PPKM level 4 dilaksanakan dari 3 Agustus hingga 19 Agustus 2021, Anom Sayoga mengaku menindak 191 pelanggar prokes. Dari ratusan pelanggar tersebut lebih banyak dilakukan pembinaan karena masyarakat kurang disiplin mematuhi prokes. ”Kami mengajak masyarakat, pedagang dan pengusaha mengikuti aturan yang ada. Jangan mudah terpancing isu-isu menyesatkan yang adapat merugikan kita semua,’’ tandasnya. (103)

Baca juga :  Buntut Aksi Demo Ortu, Dewan Panggil Kadisdik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini