Puluhan Pengunjung Lapangan Puputan Badung Diamankan

Puluhan Pengunjung Lapangan Puputan Badung Diamankan
DIJAGA – Tim Yustisi menjaga Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung usai membubarkan pengunjung, Kamis (19/8/2021) pukul 21.30 Wita.

Sumerta Kelod, DENPOST.id

Tim Yustisi Kota Denpasar kembali membubarkan sekaligus mengamankan 27 orang pengunjung Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Mereka dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes) saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, Kamis (19/8/2021) pukul 21.30 Wita.

”Kita bubarkan kerumunan warga yang duduk santai di Lapangan Puputan Badung karena sudah melewati batas waktu PPKM level 4 pukul 21.00. Mereka duduk santai di lapangan dengan alasan meningkatkan imun, bosan tinggal di rumah dan ingin rekreasi,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, di sela-sela sidak PPKM level 4 di Jl. Merdeka, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Jumat (20/8/2021).

Baca juga :  BLT APBD Kota Denpasar Sudah 100 Persen Masuk ke Rekening Penerima

Anom Sayoga menyatakan, apapun alasan yang disampaikan masyarakat akan tetap dianggap salah dan melanggar aturan saat pelaksanaan PPKM level 4. “Kasus positif Covid-19 di Denpasar paling tinggi dari kabupaten lain sehingga masyarakat harus disiplin mematuhi prokes. Kita bina masyarakat yang diamankan di Lapangan Puputan Badung agar tidak mengulangi perbuatan serupa saat pemerintah memerangi virus korona,’’ tegasnya.

Dia mengungkapkan, di pinggir Lapangan Puputan Badung sudah dipasang garis pembatas agar masyarakat tidak berolah raga dan rekreasi untuk mencegah kerumunan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kenyataannya, masih banyak masyarakat menerobos masuk ke tengah lapangan dan duduk di bawah pohon perindang.

Baca juga :  Massa Unjuk Rasa Depan Kantor Gubernur, Desak Pariwisata Segera Dibuka

“Lapangan Puputan Badung tertutup untuk umum selama pandemi Covid-19 masih ada,” katanya.

Anom Sayoga mengajak masyarakat sadar dan disiplin menerapkan prokes karena saat ini masih kondisi darurat Covid-19. ”Kami minta masyarakat, dunia usaha dan pemerintah bahu-membahu memerangi persoalan ini. Pandemi Covid-19 ini tidak hanya terjadi di Bali melainkan melanda seluruh dunia. Kesulitan ini mari kita atasi bersama-sama dan dengan mematuhi prokes dan tidak ada saling menyalahkan,’’ tandasnya. (103)

Baca juga :  Pembobol Rumah Kosong Dijebloskan ke Sel Tahanan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini