Semua Fraksi Menerima, Perda Perubahan APBD 2021 Ditetapkan

picsart 08 20 05.34.41
SERAHKAN RANPERDA - Penyerahan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, oleh legislatif kepada eksekutif untuk ditetapkan sebagai perda.

Bangli, DENPOST.id

Semua Fraksi di DPRD Bangli, menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, yang diajukan eksekutif dalam Sidang Paripurna DPRD Bangli, Jumat (20/8/2021). Selanjutnya ranperda tersebut langsung disahkan dan ditetapkan, setelah mendapat verifikasi gubernur.

“Setelah kami menyimak dan mencermati pembahasan eksekutif dan legislatif, rancangan perubahan APBD ini sudah betul-betul berpihak kepada kepentingan rakyat. Karenanya, kami dapat menerima semua rancangan untuk ditetapkan sebagai perda,” ujar I Made Joko Arnawa, selaku pembicara laporan mewakili gabungan Komisi DPRD Bangli.

Baca juga :  Sidak, Temukan Puluhan Duktang Tanpa Vaksin

Kendati menerima, jajaran parlemen Bangli juga memberikan catatan atau saran bagi eksekutif untuk dipertimbangkan. Ada enam poin yang menjadi penekanan. Kalangan Dewan menekankan supaya kesejahteraan tenaga kesehatan segera direalisasikan, dengan berbasis kinerja. Eksekutif juga diingatkan dalam menangani pandemi Covid-19, harus betul-betul dikomunikasikan dengan baik antara OPD yang membidangi, sehingga pelayanan ke masyarakat tidak terganggu (efektivitas kerja).

“Kinerja ASN harus sesuai dengan Anjab dan ABK, sehingga nampak dengan jelas jika dikorelasikan dengan TPP berbasis kinerja. Sebab, selama ini belum bisa kami nilai dengan aplikasi apapun,” sebutnya.

Baca juga :  Aksi Buang Bangkai Babi "Menular" ke Landih

Kemudian pihak eksekutif juga diminta untuk konsisten dalam penguatan ekonomi UMKM, serta sektor pertanian di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini. Dewan juga mewanti terkait banyaknya pengerjaan pembangunan dengan nilai yang tak sedikit, supaya betul-betul mendapat pengawasan dan realisasi kegiatan. Paling penting, lanjut Joko Arnawa, adalah terkait pembangunan rumah sakit daerah yang direncanankan secara multi years.

“Kami harapkan mendapat perhatian kita semua agar tidak mengganggu pelayanan rumah sakit pada saat pandemi seperti sekarang ini,” tegasnya, dalam sidang dipimpin Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika.

Baca juga :  Ketua DPRD Gianyar Usulkan Gratiskan Biaya "Rapid" dan "Swab"

Sementara dalam pidato atau pendapat akhir kepala daerah, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan ranperda ini ditetapkan sebagai perda, maka pihaknya akan kembali mengajukan perda tersebut ke gubernur untuk dievaluasi dan diverifikasi. “Harapan kita semua, proses evaluasi dan verifikasi oleh Pemprov Bali tidak memakan waktu lama, sehingga proses selanjutnya bisa kita lanjutkan,” ujar Sedana Arta. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini