Viral Video Diduga Perlihatkan Alat Kelamin, Polsek Sukawati Bina IKS dan DS

picsart 08 20 08.09.30
PANGGIL IKS DAN DS - Anggota Polsek Sukawati, saat memanggil IKS dan DS soal viralnya video diduga perlihatkan alat kelamin di Tegenungan.

Gianyar, DENPOST.id

Sempat viral video seorang perempuan dengan seorang laki-laki yang diduga memperlihatkan alat kelamin kepada perempuan yang lewat di Jalan di wilayah Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Sukawati, Gianyar, direspon cepat Polsek Sukawati.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Kapolsek Sukawati memanggil kedua belah pihak, yakni laki-laki IKS asal Klungkung, dan pihak perempuan DS asal Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh.

Baik IKS dan DS dipanggil untuk dimintai keterangan di Mapolsek Sukawati, Kamis (19/8/2021) hingga tengah malam.

Kapolsek Sukawati, AKP I Made Ariawan, Jumat (20/8/2021) mengatakan begitu pihak kepolisian mendapat informasi tentang viralnya sebuah video antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan di wilayah Banjar Tegenungan, pihaknya langsung memanggil keduabelah pihak untuk didudukkan di Mapolsek Sukawati.

Baca juga :  Nongkrong Larut Malam, Belasan Pemuda Dibubarkan

Polisi pun mengintrograsi IKS dan DS. IKS kepada polisi mengaku saat itu dirinya sedang melintas di jalan tersebut, dan kebelet pipis, sehingga ia kencing di pinggir jalan tersebut.
Sementara pihak perempuan DS mengaku dirinya saat itu, mengendarai sepeda motor sekitar jam 11.00 Wita, hendak belanja ke Pasar Sukawati, dan melintas jalan itu. Saat ke pasar, lelaki itu berdiri di pinggir jalan memperlihatkan alat kelaminnya. Sekitar 1 jam kemudian balik dari belanja, DS kembali melalui jalur tersebut, namun laki-laki itu masih berdiri di sana dan kembali memperlihatkan alat kelaminnya.

Baca juga :  Meski Kasus Covid-19 Landai, Polsek Sidemen Tak Lengah Imbau Prokes

DS kemudian ke rumah menaruh barang belanjaannya dan balik kembali bersama adik laki-lakinya. Ternyata IKS masih di lokasi, sehingga terjadi keributan di lokasi. Bahkan adik laki-laki DS merekamnya dan menyebar ke grup WA. ”Adiknya yang merekam mengaku tidak menyebarkan ke FB, hanya mengirim ke WA keluarganya,” kata Kapolsek Sukawati.

Karena tidak ada delik aduan dan tidak ada laporan, sehingga polisi memberikan pembinaan 
kepada IKS dan DS untuk tidak mengulangi perbuatannya. “Karena ini videonya sudah viral meskipun tidak ada laporan, kami panggil mereka untuk dimintai keterangan,” ujar Kapolsek Ariawan. (116)

Baca juga :  Lahan Relokasi Sementara Pedagang Pasar Blahbatuh Mulai Diratakan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini