Bandara Ngurah Rai Sesuaikan Tarif PCR

picsart 08 21 02.17.02
DISESUAIKAN - Tarif PCR di Bandara Ngurah Rai mengalami penyesuaian menjadi Rp 495.000. DENPOST.id/ist

Kuta, DENPOST.id

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mendukung kebijakan pemerintah, mengantisipasi penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan memberikan kemudahan kepada para pengguna jasa dalam melengkapi dokumen kesehatan perjalanan. Yakni telah menyiapkan layanan Reserve Transcription Polimerase Chain Reaction (RT-PCR) sesuai batas yang ditetapkan pemerintah Rp 495.000.

Seiring dengan itu, semenjak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) beberapa rute tujuan memberlakukan persyaratan menggunakan uji PCR negatif.
“Sesuai kebijakan pemerintah melalui Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tanggal 16 Agustus 2021 Nomor : 02.02/I/2845/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah melakukan penyesuaian harga sesuai kebijakan tersebut mulai tanggal 19 Agustus 2021, harga RT-PCR menjadi Rp 495.000,” kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y Sikado, Sabtu (21/8/2021).

Baca juga :  Via Daring, Kampanye Pilkel Badung

Untuk Lokasi layanan RT-PCR di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, berada di Area Publik Kedatangan Domestik. Di mana layanan ini bekerjasama dengan Rumah Sakit Bali Jimbaran. Selain itu terdapat juga  layanan Antigen dengan tarif Rp 200.000. “Semuanya telah terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi berdasarkan daftar dari Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Bagi pengguna jasa yang akan melakukan tes Covid-19 dapat memperkirakan waktu tesnya dengan jadwal keberangkatan, agar hasilnya sesuai waktu yang diharapkan. Apa lagi saat sekarang ini semua hasil tesnya secara digital.
Herry berharap dengan penyesuaian tarif PCR ini dapat meringankan pengguna jasa dalam melengkapi persyaratan tes kesehatannya serta membantu pemerintah meningkatkan jumlah masyarakat melakukan tes Covid-19. Seiring dengan hal tersebut juga diharapkannya dapat berdampak positif pada sektor aviasi khususnya trafik pengguna transportasi udara.

Baca juga :  Akan Dijadikan Objek Wisata, Pantai Nyang-nyang Minim Fasilitas

“Bagi pengguna jasa yang akan melakukan penerbangan tetap patuhi protokol kesehatan dan mempersiapkan dokumen kesehatan sesuai yang dipersyaratkan, sehingga saat akan berangkat tidak mengalami kendala. Kebijakan antisipasi penyebaran Covid-19 dalam masa PPKM ketentuannya agar dapat dipastikan lagi, silakan menghubungi contact center kami di 172 dan memastikan ke maskapai yang digunakan,” tutup Herry. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini