Seminggu Tidak Melaut, Nelayan Pengambengan Terpaksa Ngutang

Seminggu Tidak Melaut, Nelayan Dibantu Sembako
SEMBAKO - Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Senin (23/8/2021) membagikan puluhan paket sembako kepada nelayan dan warga disabilitas di Desa Pengambengan.

Negara, DENPOST.id

Kapolres Jembrana,  AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Senin (23/8/2021) membagikan puluhan paket sembako kepada nelayan dan warga disabilitas di Desa Pengambengan. Kegiatan ini dilakukan guna membantu meringankan beban para nelayan dan warga disabilitas di desa ini di masa pandemi Covid-19.

Apalagi sejak seminggu belakangan ini para nelayan di Desa Pengambengan tidak melaut karena cuaca buruk. Kondisi ini membuat nelayan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Rofiq, salah seorang nelayan mengaku sejak 15 hari angin sangat kencang sehingga mereka tidak bisa melaut. Untuk kebutuhan sehari-hari mereka terpaksa ngutang alias mencari pinjaman. “Karena keadaan cuaca buruk, kondisi lemah, kita tidak bisa kerja. Jadinya kita berusaha untuk mencari pinjaman. Ya kita terima kasih ada bantuan. Terima kasih banyak,” ucapnya.

Baca juga :  Hasil Tes Cepat Reaktif, Warga Pengambengan Kabur

Kapolres Adi Wibawa mengatakan, pihaknya dari  Polres Jembrana menyalurkan bansos bantuan sosial dari Pesat Gatra Alumni Akpol tahun 1993. “Kami melaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Jembrana dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat pada saat kondisi pandemi seperti saat ini,” harapnya.

Selain puluhan sembako untuk nelayan, bantuan sembako juga diberikan kepada lima orang warga yang mengalami disabilitas yakni tuna netra. Dalam kesempatan tersebut Adi Wibawa juga berpesan kepada warga dan nelayan agar  selalu  menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga :  KPU Jembrana Diharapkan Susun DPS Lebih Berkualitas

Demikian juga  apabila ada masyarakat yang belum vaksin agar segera vaksin sehingga pandemi bisa terlewati dan bisa melaksanakan aktivitas seperti biasa. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini