Separuh Lebih Ruang RSUD Karangasem Jadi Kamar Isolasi

Separuh Lebih Ruang RSUD Karangasem Jadi Kamar Isolasi
ISOLASI - Salah satu bangsal isolasi pasien Covid-19 di RSUD Karangasem.

 

Amlapura, DENPOST.id

Separuh lebih dari total jumlah ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem, di Jalan Ngurah Rai, Amlapura dijadikan kamar isolasi pasien Covid-19. Jika lonjakan pasien terus terjadi, tak menutup kemungkinan ruang perawatan pasien umum akan dijadikan ruang isolasi.

Direktur RSUD Karangasem, dr. I Wayan Suardana, mengungkapkan, dari 230 tempat tidur perawatan pasien total di RSUD Karangasem, sebanyak 123 digunakan untuk pasien Covid-19. “Dari jumlah tersebut, hingga senin pagi jumlah terisi sebanyak 114 tempat tidur perawatan, ” terangnya, Senin (23/8/2021).  Dengan demikian kapasitas Bad Occupancy Rate (BOR) mencapai 92,7 persen. “Jika lonjakan masih terjadi dan ruang isolasi penuh, kami akan gunakan ruang yang sebelumnya digunakan pasien umum. Yang jelas kami selalu siap memberi perawatan,” imbuhnya.

Secara rinci, ada 6 bangsal yang digunakan pasien Covid-19. Di antaranya Bangsal Kenanga dengan kapasitas 16 pasien, Melati kapasitas 20 pasien, Mawar kapasitas 18 pasien, Sekar Tunjung kapasitas 15 pasien, Wijaya Kusuma kapasitas 25 pasien dan ruang perinatologi untuk bayi terpapar Covid-19 tersedia kapasitas 5 pasien. “Untuk pasien bergejala berat kami rawat di Ruang Gangga yang kami fungsikan sebagai ruang ICU pasien Covid-19, ” jelasnya.

Baca juga :  PPKM Darurat, Karangasen Tambah 12 Kasus Sehari

Suardana menambahkan, hingga kini ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Karangasem masih digunakan untuk screening pasien Covid-19. “Ada 12 tempat tidur perawatan untuk pasien suspek di IGD. Kami masih lakukan penyekatan. Khususnya untuk pasien yang datang dengan gejala umum ringan ditangani di depan ruang RSUD. Kami sudah sediakan,” ujarnya.

Dari seluruh pasien covid-19 yang dirawat di RSUD Karangasem, sebagian besar merupakan pasien lanjut usia (lansia) dan komorbid. “Banyak yang terpapar dari OTG sehingga saya berharap mari bersama lindungi orang-orang yang rentan terpapar. Seperti lansia dan orang dengan penyakit penyerta. Mari patuhi protokol kesehatan dengan laksanakan 5 M,” imbau Dokter asal Klungkung ini. (yun)

Baca juga :  Di Karangasem, 2 Pasien Meninggal Akibat Covid-19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini