Pengedar Pil Koplo Digerebek di Satu Hotel di Tabanan

Pengedar Pil Koplo Digerebek di Satu Hotel di Tabanan
TUNJUKKAN BARANG BUKTI - Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra menunjukkan barang bukti puluhan ribu pil koplo dari tersangka pengedar, Bagus Imam Aidin alias Bagus, saat pers di Polres Tabanan, Senin (23/8/2021). (DenPost.id/ist)

Tabanan, DenPost.id

Remaja berusia 19 tahun, Bagus Imam Aidin alias Bagus, digerebek polisi di salah satu hotel melati di Kediri, Tabanan. Saat menggeledah kamar yang disewa pria asal Blitar, Jatim, itu polisi menemukan puluhan ribu tablet pil koplo berlogo Y dan sejumlah paket sabu-sabu (SS).

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, Senin (23/8/2021), mengatakan terungkapnya kasus peredaran puluhan ribuan pil koplo ini berdasarkan informasi warga yang menyebut bahwa ada seorang pria yang tinggal di Denpasar hendak mengedarkan pil koplo di Tabanan. “Anggota kami lantas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengetahui tersangka berada di salah satu hotel di Abiantuwung, Kediri, Tabanan,” tegasnya.

Baca juga :  Polisi Bubarkan Aksi Balap Liar di Landih

Pada Kamis (19/8/2021) sekitar pukul 11.50, hotel tempat tersangka menginap digerebek polisi. Dari kamar tersangka, diamankan sekitar 40 ribu pil koplo. “Setelah diinterogasi, tersangka mengaku hendak mengedarkan pil koplo di wilayah Tabanan,” tegas AKBP Ranefli.

Selanjutnya Sat.Resnarkoba Polres Tabanan melakukan pengembangan dengan menggiring tersangka ke tempat kosnya di Jalan Karang Sari 3, Padangsambian, Denpasar Barat. Saat dilakukan penggeledahan, di kamar kos tersangka kembali diamankan ribuan pil koplo yang belum diedarkan. Selain pil koplo, polisi mengamankan beberapa paket SS. “Kami masih mengejar satu tersangka lain berinisial Bg. Tersangka Bg kabur sebelum anggota kami tiba di tempat kosnya di Padangsambian, Denbar,’’ beber Ranefli.

Baca juga :  Tersangka Pembunuh Pemilik Toko Akhirnya Dibekuk

Menurut dia, tersangka Bagus mengaku mendapat ribuan pil koplo dari seseorang yang tinggal di Jatim. Dia mengambil kiriman paket yang berisi puluhan ribu pil koplo di suatu tempat yang disuruh sang bandar. “Tersangka mengaku tidak mengenal tersangka secara langsung. Dia hanya berhubungan melalui telepon,” tandas Kapolres Tabanan. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini