Tahun 2022, TPP ASN di Klungkung Akan Dipangkas 35 Persen

picsart 08 23 09.58.39
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Semarapura, DENPOST.id

Pemkab Klungkung kembali harus mengencangkan ‘ikat pinggang’ guna berhemat anggaran di tengah situasi pandemi Covid-19. Kali ini, upaya yang ditempuh pemkab untuk penghematan adalah dengan mengurangi alokasi anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Rencananya di tahun 2022, alokasi TPP akan dipangkas hingga 35 persen.

Hal itu terungkap ketika Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, membacakan sambutan nota kesepakatan bersama Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2022 dalam sidang paripurna, Senin (23/8/2021).

Menurut Bupati Suwirta, pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal tahun 2020, telah melumpuhkan perekonomian. Pemkab sendiri berasumsi bahwa tahun 2021 ini, kasus Covid-19 akan menurun seiring dengan dilaksanakannya vaksinasi. Namun, asumsi itu ternyata meleset dengan adanya penyebaran varian Delta yang begitu cepat, sehingga menyebabkan kasus Covid-19 kembali mengalami kenaikan yang signifikan.

Baca juga :  Lagi, Pasar Galiran dan Semarapura Disemprot Disinfektan

Melihat kondisi tersebut, maka untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2022, masih akan sangat terpengaruh oleh pandemi. Terutama pendapatan di sektor pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan dan retribusi tempat rekreasi.

“Maka dari itu pendapatan keempat obyek pajak dan retribusi tersebut, kami koreksi dibanding dengan rancangan awal KUA yang kami sampaikan,” ujarnya, dalam paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom.

Baca juga :  Aktivitas Pasar Dibatasi, Hanya Pedagang Sembako Diperbolehkan Jualan

Adanya rasionalisasi pendapatan tersebut tentunya berdampak pada belanja daerah, salah satunya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Pada tahun 2022, kebijakan pemberian TPP bagi ASN masih tetap dipertahankan. Hanya saja, alokasi anggaran TPP ini turun cukup signifikan dari Rp130 miliar lebih pada Tahun 2021 menjadi Rp84 mikiar lebih di tahun 2022 atau turun 35 persen.

Bupati Suwirta menyadari kebijakan pengurangan alokasi TPP tersebut, tentu akan menuai berbagai respon dari para ASN di lingkungan Pemkab Klungkung. Apalagi dirinya sudah kerap melihat di sosial media, mengenai sejumlah ASN yang ngedumel (mengeluh) terkait hal itu. Meski demikian, dirinya meminta pengertian seluruh ASN, mengingat kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. (119)

Baca juga :  ODP di Klungkung Meningkat, Ini Perintah Suwirta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini