Terisolir, Puluhan KK Minta Dibuatkan Jembatan

picsart 08 24 08.32.04
JEMBATAN DARURAT - Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat meninjau jembatan darurat di Dewasana, Kelurahan Pendem Jembrana.

Negara, DENPOST.id

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, Selasa (24/8/2021) menindaklanjuti keluhan masyarakat yang ada di Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana. Didampingi Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Kabupaten Jembrana, I Kade Subamia, serta beberapa staf dari Bappeda kabupaten Jembrana, Patriana Krisna langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang ada di Kelurahan Pendem.

Tba di lokasi di Jalan Jalak Putih, tepatnya di timur Kompi Raider 900, wabup meninjau keluhan warga terkait dengan kondisi jalan sepanjang 1,7 km.
Kondisi jalan faktanya memang rusak parah.

“Kami sebenarnya sangat malu kondisi jalan kami sampai saat ini seperti ini (rusak). Meski saat ini anggaran pemerintah difokuskan untuk penanganan Covid-19,  tolong keluhan kami ini mendapatkan perhatian dari pemerintah. Jika ini dibiarkan berlarut-larut, kami merasa sangat malu kepada masyarakat kami ini,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Pendem, I Nengah Cantra. 

Selain mengeluhkan jalan rusak, warga Kelurahan Pendem yang ada di lingkungan Dewasana juga mengusulkan pembuatan jembatan. Pasalnya, sampai saat ini ada sekitar 60 KK masih terisolir lantaran tidak memiliki akses jembatan dari tempat tinggalnya menuju jalam umum di wilayahnya.

Baca juga :  Kantor DPRD Jembrana WFH Penuh

“Sampai saat ini, kami tidak memiliki akses jembatan. Agar kami beserta warga bisa lewat, kami bersama warga membuat jembatan seadanya dengan cara swadaya. Kami diwilayah ini ada 60 KK dan terisolir,” kata seorang warga, Ni Putu Nariasih (50).

Sementara Kabid Bina Marga Dinas PUPR I Kade Subamia membenarkan kalau jalan rusak yang dikeluhkan warga Kelurahan Pendem sampai saat ini belum dapat perbaikan.
Meski demikian, pihaknya menegaskan kalau upaya perbaikan jalan itu telah masuk dalam usulan melalui anggaran DAK tahun 2021.

Baca juga :  Pasien PDP di Jembrana Negatif Covid-19

Sedangkan untuk pembangunan jembatan, Subamia minta agar para tokoh masyarakat dapat mengajukan usulan sesegera mungkin. ”Saya harapkan segera para tokoh di kelurahan ini membuat usulan secepatnya. Kita baru tahu kalau warga di sini (Lingkungan Dewasana) sampai saat ini tidak memiliki akses jembatan. Pemukiman mereka saat ini masih dibatasi oleh sungai kecil. Itu yang mengakibatkan warga di sana terisolir,” ucapnya.

Untuk volume jembatan yang diusulkan warga, Subamia memperkirakan panjang sekitar 8 meter dengan lebar 3 meter dengan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Baca juga :  Langgar Prokes, Peserta Kampanye Bisa Ditindak

Wabup Patriana Krisna minta warga bersabar. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya dan melakukan langkah-langkah perbaikan. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini