Pemerkosa Siswi SD Diduga Anggota Ormas Ternama di Bali

Korban Pencabulan di Kintamani Sempat Trauma
ilustrasi

Mangupura, DENPOST.id

Kelakuan bejat para pelaku persetubuhan terhadap siswi SD di wilayah Darmasaba, Abiansemal, Badung, mulai terbongkar. Ternyata, dua dari beberapa orang pelaku merupakan anggota salah satu ormas ternama di Bali. Keduanya diketahui bernama Kap dan Gy asal Karangasem.

Usai ketahuan menyetubuhi korban Is (11), keduanya malah sempat menantang orangtua korban yang bekerja sebagai kuli bangunan. Bahkan mereka mengancam dan membawa sejumlah anggota ormas ke tempat tinggal korban. “Mereka mengancam dan mengintimidasi keluarga korban agar kasus tersebut tak dilaporkan,” kata Siti Sapura, yang telah ditunjuk secara lisan oleh keluarga korban sebagai pendamping hukum korban, Kamis (26/8/ 2021) malam.

Baca juga :  Sosialisasi BBL, Pemkab Badung Siap Jadi Fasilitator Nelayan

Dilanjutkannya, setelah anaknya disetubuhi, ayah dan paman korban meminta pertanggungjawaban ke pelaku. Namun malah mereka didatangi oleh dua pelaku dengan mengajak sejumlah anggota ormas sambil mabuk. “Malah orangtua korban yang diancam oleh pelaku dan teman ormasnya dengan berbicara kasar.

Ipung mengatakan, dari keterangan korban, kedua pelaku masuk ke kamar korban saat orangtua dan kakaknya bekerja. Kedua pelaku memaksa korban ke dalam kamar mandi. Di sana mulut korban langsung dibekap. Lalu diperkosa oleh Kap. Dan setelahnya bergantian dengan Gy. Setelah melakukan aksi bejatnya, kedua pelaku lalu mengancam korban agar tidak memberitahukan kejadian itu kepada orang tuanya. “Namun suatu ketika, kakak korban melihat korban dibawa pergi oleh kedua pelaku,” ungkapnya.

Baca juga :  Bandara Ngurah Rai Sediakan Layanan Tes Cepat

Melihat hal itu, kakak korban melapor ke orangtuanya. Lalu orangtua korban menginterogasi korban dan dia mengakui telah diperkosa. Orangtua korban lalu membuat laporan ke Polres Badung.

Sebelumnya diberitakan, setelah mencuat ke publik, aparat Sat. Reskrim Polres Badung menindaklanjuti laporan kasus pencabulan siswi SD inisial Is (11). Polisi menangkap tiga orang pelaku di wilayah Karangasem, Kamis (26/8/2021) siang.

Menurut sumber petugas, selain ketiga pelaku, polisi masih memburu beberapa orang lainnya yang turut menggilir korban. “Masih diperiksa. Untuk menetapkan status tersangka. Namun sudah tiga orang yang diamankan,” kata sumber petugas.

Baca juga :  Konsolidasi Golkar Badung, Suyasa Siap Amankan Keputusan DPP

Rupanya, berdasarkan keterangan korban saat diperiksa penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Sat. Reskrim Polres Badung, ternyata masih ada beberapa pelaku lainnnya. “Diduga masih ada pelaku lainnya yang ikut melakukan pelecehan seksual itu,” ujarnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Badung, AKP I Putu Ika Prabawa, yang dimintai konfirmasi membenarkan hal tersebut. Hanya saja dia enggan untuk membeberkan kasus itu. “Sabar ya, akan segera kami rilis,” katanya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini