Pengusaha Dekorasi Dianiaya Pria Asal Nigeria, dan Diancam Dibunuh

Polisi Kejar Dua Pelaku Pencabulan Siswi SD
Ilustrasi pencabulan siswi SD

Canggu, DenPost.id

Unit Polsek Kuta Utara memburu seorang warga negara (WNA), Kiffe Christian Yao alias Harry. Pria berkulit hitam asal Nigeria itu dilaporkan oleh kekasihnya berinisial BM asal Bandung, Jabar. Harry dilaporkan ke polisi lantaran menganiaya, mengancam pembunuhan dan memeras pacarnya.

Pascakasus dianiaya, pada Jumat (27/8/2021), BM yang pengusaha dekorasi dan perhiasan itu, lantas menumpahkan kekesalannya melalui media sosial (medsos) dengan mengunggah foto wajah Harry dan wajahnya yang lebam usai dianiaya. “Kasusnya telah dilaporkan ke Polsek Kuta Utara. Terduga pelaku masih dalam pengejaran,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Made Purwantara, Minggu (29/8/2021).

Baca juga :  Demokrat Merapat, Giriasa Didukung 37 Kursi Parlemen

Dia menambahkan kasus penganiayaan disertai ancaman pembunuhan yang menimpa BM berawal saat dia dihubungi oleh terduga pelaku agar datang ke tempat tinggalnya Elev8 Residence Canggu, Kuta Utara. “Korban kemudian datang ke tempat tinggal terduga pelaku tanpa curiga,” tegas Purwantara.

Sesampainya di Elev8 Residence, Canggu, terduga pelaku merampas tas dan dompet korban sambil mengambil uang tunai Rp 2 juta. Tak sampai di sana. Terduga pelaku juga memukul korban dan mengancam akan menusuk korban menggunakan pisau. “Terduga pelaku juga minta uang Rp 200 juta sambil menebar pengancaman,” tambah Purwantara.

Baca juga :  Beraksi di Belasan TKP, Pencuri Motor Diciduk

Korban lalu ditarik ke dalam mobil untuk dibawa ke Ubud, Gianyar. Saat melintas di wilayah Kerobokan, Kuta Utara, terduga pelaku tiba-tiba menghentikan mobilnya di depan salah satu ATM. Terduga lelaku lantas menarik uang di tabungan korban lewat ATM. “Setelah itu mereka menuju Ubud. Di tengah perjalanan, ternyata mobil mereka mogok. Kesempatan itulah dimanfaatkan korban untuk melarikan diri, hingga akhirnya dia diselamatkan warga,” tandas Purwantara. (yan)

Baca juga :  Santunan Kematian di Badung Terhambat

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini