Sosialisasikan Peran Dalam Pulihkan Ekonomi, BI Edukasi Kalangan Mahasiswa

Sosialisasikan Peran Dalam Pulihkan Ekonomi, BI Edukasi Kalangan Mahasiswa
WEBINAR - Suasana webinar antara BI dan Universitas Udayana belum lama ini, yang membahas peran BI dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi.

Sumerta, DENPOST.id

Guna menyosialisasikan perannya dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi, Bank Indonesia (BI) mengedukasi kalangan mahasiswa. Salah satunya melalui kuliah umum kebanksentralan yang digelar Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, belum lama ini.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Rizki Ernadi Wimanda, dan Asisten Manager di Unit Pengelolaan Uang Rupiah, Gerhard Revilino. Koordinator Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, Dr. Dra. Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni, SE., M.S., mengharapkan agar kuliah umum ini dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai peran dan fungsi BI sebagai Bank Sentral di Indonesia, terutama mengenai kebijakan terkini BI dalam mendorong pemulihan perekonomian di masa pandemi Covid-19.

Baca juga :  Selasa, Buruh Angkut Positif Corona Diisolasi di RS PTN Unud

Dalam paparannya, Rizki menjelaskan perbedaan bank sentral dengan bank komersial, kedudukan BI dalam tata negara, visi, misi, tujuan dan tugas BI. Rizki juga menjelaskan bagaimana BI meramu kebijakan yang dimilikinya (policy mix), yaitu kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, dan kebijakan system pembayaran, serta kebijakan pendukung setiap bulan.

Dalam praktiknya BI tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus berkoordinasi dengan pemerintah dan lembaga lain, terutama OJK dan LPS dalam menjaga kestabilan sistem keuangan. Untuk membantu pemerintah dalam mengatasi defisit fiskal yang besar selama masa pandemi ini, BI membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana.

Baca juga :  Prokes Ketat, Melasti di Pantai Padanggalak Tak Libatkan Krama

Rizki juga menjelaskan pentingnya peran UMKM dalam perekonomian Indonesia. Peran UMKM ini dapat diakselerasi dengan digitalisasi, baik dari sisi produksi maupun dari sisi pemasaran.

Dalam memastikan kelancaran sistem pembayaran, Gerhad menjelaskan tugas dan peran Bank Sentral dalam mencetak dan mengedarkan uang Rupiah. Bank Indonesia merupakan satu-satunya lembaga yang memiliki hak tunggal untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang kertas dan uang logam.

Baca juga :  Yayasan Taman Bukit Pengajaran Gelar Diskusi Tentang Pangleakan

Selain itu, dijelaskan juga peranan Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa dan peranannya dalam perekonomian, dengan tagline 3 Cinta, 3 Bangga dan 3 Paham.

Marhaeni berharap agar kuliah umum ini dapat terus berlanjut, setidaknya satu kali dalam satu semester. Hal ini mengingat informasi mengenai perekonomian dan kebijakan Bank Indonesia terkini sangat bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa, terutama bagi mahasiswa yang sedang menyusun karya ilmiah. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini