Buleleng Berharap DAK Pertanian Meningkat

picsart 09 03 01.41.41
NOTA KESEPAHAMAN - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, saat Penandatanganan Nota Kesepakatan Pemanfaatan Data dan informasi Penyelenggaraan Kebijakan Pengelolaan Keuangan Negara Dalam Pelaksanaan Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pembendaharaan (Kanwil DJPB) Provinsi Bali pada Jumat, (3/9/2021).

Singaraja, DENPOST.id

Kondisi geografis pegunungan yang banyak memiliki sumber air menjadikan Kabupaten Buleleng memiliki keunggulan di bidang pertanian. Karenanya Pemerintah Pusat diharapkan memprioritaskan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikucurkan untuk sektor pertanian di Buleleng.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dalam Penandatanganan Nota Kesepakatan Pemanfaatan Data dan Informasi Penyelenggaraan Kebijakan Pengelolaan Keuangan Negara Dalam Pelaksanaan Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pembendaharaan (Kanwil DJPB) Provinsi Bali, Jumat (3/9/2021).

Baca juga :  Kasus Pemukulan Dandim Buleleng Berakhir Damai

Dikatakan Agus, selama ini DAK yang memiliki nilai besar biasanya di sektor pekerjaan umum, pendidikan dan kesehatan. Sedangkan sektor pertanian cenderung kecil.
Padahal menurutnya, dari data dan informasi penyelenggaraan kebijakan pengelolaan keuangan di Kabupaten Buleleng, pertanian merupakan sektor yang perlu perhatian lebih karena merupakan keunggulan Kabupaten Buleleng.

“Kalau database-nya bicara, harusnya DAK pertanian paling besar di Buleleng,” katanya.

Apalagi Kabupaten Buleleng, imbuhnya, memiliki tingkat kesuburan tanah yang tinggi, maka dari itu potensi untuk mengembangkan pertanian dan perkebunan tentunya sangat menjanjikan. Namun, kegiatan pascapanen selalu menjadi tantangan akibat kurangnya peralatan pertanian.
Karenanya melalui sinergitas data dan informasi penyelenggaraan kebijakan pengelolaan keuangan ini, Agus berharap melalui pihak Kanwil DJPB Bali dapat membantu mengusulkan peningkatan jumlah DAK di sektor pertanian untuk Kabupaten Buleleng.

Baca juga :  Cegah Banjir, Bersihkan Sungai dari Hulu ke Hilir

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPB Provinsi Bali, Tri Budhianto, menyampaikan, melalui nota kesepakatan yang telah ditandatangani, koordinasi dan pertukaran informasi terkait data dan informasi penyelenggaraan kebijakan pengelolaan keuangan dapat ditingkatkan. Dengan begitu Pemerintah Pusat dapat menyalurkan DAK sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini