Pendemi Covid-19, Dekopinda Minta Koperasi Jaga Likuiditas

picsart 09 05 03.30.39
SERAHKAN KENANGAN – Ketua Dekopinda Kota Denpasar, Wayan Mudana, saat menyerahkan kenangan foto kepada mantan Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, Minggu (5/9/2021).

Sanur Kauh, DENPOST.id

Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekpoinda) Kota Denpasar, meminta koperasi di masa pandemi Covid-19 menjaga likuiditas. Pasalnya, tantangan yang dihadapi cukup berat

”Masa pandemi Covid-19, koperasi paling merasakan dampak karena penghasilan anggota sudah tidak ada, sehingga simpanan yang ada di koperasi berupa tabungan dan simpanan berjangka diambil untuk membeli kebutuhan sehari-hari,’’ kata Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kota Denpasar, I Wayan Mudana, di sela-sela perpisahan dengan mantan Kadis Koperasi dan UMKM I Made Erwin Suryadarma Sena, di Muntig Siokan, Pantai Mertasari Sanur, Minggu (5/9/2021).

Baca juga :  Tanggapi Eksepsi Zainal Tayeb, Jaksa : Perkara Ini Masuk Ranah Pidana

Mudana mengingatkan kepada pengelola koperasi agar menjaga likuiditas dengan membatasi penarikan tabungan besar-besaran atau simpanan berjangka. Pengurus koperasi harus bisa memberikan penjelasan dengan baik kepada anggota agar paham dan mengerti koperasi bukan salah kelola. Permasalahan yang dihadapi koperasi saat ini karena wabah virus Korona. ”Pandemi Covid-19, kita tidak bisa memenuhi kewajiban anggota dengan baik. Beri penjelasan agar anggota mengerti situasi saat ini agar jangan koperasi dikatakan salah kelola dan kolpas,’’ jelasnya.

Sementara mantan Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena mengucapkan terima kasih banyak kepada pengurus Dekopinda Kota Denpasar, dan gerakan koperasi yang selama ini memberi support dalam menjalankan tugas. Banyak kenangan tidak bisa dilupakan selama memimpin Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar selama 7 tahun. (103)

Baca juga :  Puluhan Anjing di Kelurahan Ubung Divaksin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini