Dari 200 Ribu Potensi, Baru 9.000 Pekerja di Bali Telah Terima BSU

picsart 09 06 08.25.02
JAMSOSTEK - Dewan Pengawas BP Jamsostek, Muhammad Zuhri, bersama Kepala BP Jamsostek, Banuspa Toto Suharto, dalam dalam sesi wawancara.

Sumerta, DENPOST.id

Pekerja di Bali yang berpotensi menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) mencapai 200 ribu jiwa. Berdasarkan data BP Jamsostek Bali, Nusa Tenggara dan Papua (Banuspa) dari jumlah tersebut, baru 9.000 jiwa yang telah menerima BSU.

Demikian dikatakan Kepala BP Jamsostek Banuspa, Toto Suharto, diwawancarai saat menerima kedatangan Dewan Pengawas BP Jamsostek, serangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional, Senin (6/9/2021) di BP Jamsostek Cabang Bali.

Baca juga :  6.832 Nakes di Badung Jalani Vaksinasi Dosis Tiga

“Terkait BSU sampai saat ini masih dilakukan. Kalau tidak salah sekarang sudah tahap lima. Tapi polanya diubah. Kalau dulu kan dari kita, terus sekarang datanya dari pusat,” ungkapnya.

Dia menyebut Kementerian Tenaga Kerja saat ini tengah melakukan pembukaan rekening kolektif di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Telah ditunjuk sejumlah cabang BP Jamsostek yang akan berkoordinasi terkait penyaluran BSU. Bagi penerima yang telah tercatat; namum belum memiliki akun di Bank Himbara, maka Kemenaker akan membuatkan akun di Bank Himbara.

Baca juga :  Miliki Ijin Penyelengaraan Sanggar, Ini Peluang yang Didapat

Masyarakat yang hendak mencari tahu informasi tentang BSU, dapat mengunjungi situs www.bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. “Bisa dicek di sana, sudah terima atau belum,” sebutnya.

BSU sendiri merupakan bantuan kepada pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Menurut Toto, bantuan ini menyasar pekerja dengan upah maksimal Rp3,5 juta dan memenuhi syarat adminitrasi. “Mereka yang memenuhi syarat upah yang dilaporkan maksimal Rp3,5 juta ya mereka pasti mendapatkan. Maka kami mengimbau pelaku usaha melaporkan upah yang sebenarnya,” terang Toto. (106)

Baca juga :  Pemohon SIM di Denpasar Tembus 500 Orang Per Hari

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini