Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Kebut Vaksinasi Dosis Kedua

picsart 09 07 01.45.38
VAKSINASI - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, saat memantau jalannya vaksinasi massal untuk pelajar yang digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Bali, di SMA LAB Undiksha Singaraja, Selasa (7/9/2021).

Singaraja, DENPOST.id

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng, Bali terus mengebut pelaksanaan vaksinasi dosis kedua kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, saat ditemui usai memantau jalannya vaksinasi massal untuk pelajar yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Bali, di SMA LAB Undiksha Singaraja, Selasa (7/9/2021).

Agus Suradnyana mengatakan, saat ini percepatan bukan hanya dilakukan bagi penyuntikan vaksin Covid-19 dosis pertama. Melainkan, sudah mulai dikebut untuk penyuntikan dosis kedua. Dikatakan Agus Suradnyana, targetnya harus dicapai dengan berbagai pola dan upaya. “Pencapaian target tersebut tentu membutuhkan kebersamaan dari semua pihak. Baik itu TNI, Polri dan juga BIN. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi untuk teman-teman dari BIN Daerah yang sudah datang dan membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Buleleng. Ini wujud kepedulian yang kita jaga bersama. Semua harus bergotong-royong,” katanya.

Baca juga :  Polres Buleleng Terjunkan 40 Personil Bermotor untuk Disiplin Prokes

Diharapkannya pandemi ini segera berakhir dengan kerja bersama seluruh pihak. Buleleng, Bali dan Indonesia pada umumnya bisa keluar dari pandemi Covid-19. Target dari Presiden RI bahwa pada akhir tahun 2021 agar 70 persen masyarakat Indonesia sudah divaksin, diharapkan bisa tercapai sehingga kekebalan komunal bisa terbentuk. “Tentu kita harapkan situasi pulih dan berangsur normal. Indonesia sehat, Indonesia hebat,” ucap Agus Suradnyana.

Baca juga :  Kasus Covid-19 di Buleleng Jadi 212

Sementara itu, Kabinda Bali, Brigjen Pol. Hadi Purnomo, menjelaskan, BIN Provinsi Bali melaksanakan kegiatan vaksinasi khususnya untuk pelajar usia 12-18 tahun. Selain itu, vaksin door to door dilakukan di Kabupaten Buleleng. Untuk di Bali memperoleh 10.000 dosis vaksin. “Ini pembagian dari BIN Pusat. Sebanyak 34 provinsi mendapatkan masing-masing 10.000 dosis. Sasaran berikutnya kita akan menghabiskan 10.000 dosis tersebut,” jelas dia.

Baca juga :  Khawatir Corona, Warga Desa Pedawa Waswas Terima Kunjungan Tamu Jepang

Vaksinasi door to door yang dilakukan di Buleleng merupakan salah satu strategi untuk memaksimalkan capaian vaksinasi. Sasaran dari vaksinasi door to door ini adalah masyarakat yang lanjut usia dan difabel yang susah untuk mobilisasi ke tempat vaksinasi. Harapannya, kata Hadi Purnomo, vaksinasi ini bisa menjangkau seluruh masyarakat yang belum tervaksin. “Seperti yang disampaikan oleh Bupati bahwa masyarakat Buleleng banyak yang bekerja dan tinggal di luar Buleleng, sehingga kalau dilihat dari data memang kecil, 40 persen. Tapi setelah dicek berdasarkan kekeluargaan, banyak yang tinggal di luar Buleleng,” pungkasnya. (118/suryaningsih)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini