Penggabungan 7 OPD di Karangasem Segera Terealisasi

Penggabungan 7 OPD di Karangasem Segera Terealisasi
DIGABUNG - Dinas Perkim salah satu OPD yang akan digabungkan ke Dinas PUPR.

Amlapura, DENPOST.id

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemkab Karangasem menggabungkan 7 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akhirnya disahkan DPRD Karangasem. Untuk merealisasikan hal itu, Pemkab Karangasem tinggal menanti persetujuan Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, mengungkapkan, setelah mendapat persertujuan Gubernur Bali, peraturan akan bisa dilaksanakan dengan melengkapi  nomor register lalu diundangkan. “Nantinya Pemkab Karangasem juga menyiapkan rancangan Peraturan Bupati Karangasem untuk proses penggabungan tersebut, sehingga begitu Perda disetujui oleh Gubernur Bali, penggabungan OPD sudah bisa dilaksanakan,” terang Sedana Merta, Selasa (7/9/2021).

Baca juga :  Perkantoran di Karangasem Dipasangi Barcode PeduliLindungi

Sebelumnya, Pemkab Karangasem berencana akan menggabungkan sejumlah OPD di Kabupaten Karangasem. 7 OPD akan digabung ke OPD lain yang memiliki kinerja serupa. Bila telah terealisasi, Pemerintah Daerah Karangasem mampu menghemat pengeluaran hingga Rp 10 miliar di tahun 2022.

Kepala Bagian Organisasi Setda Karangasem, I Ketut Artha Sedana  menyatakan, 7 OPD yang akan dihilangkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) akan digabungkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan digabung ke Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pariwisata akan digabungkan kembali dengan Dinas Kebudayaan, Dinas Pengendalian Pendukduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) akan digabungkan ke Dinas Sosial serta Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan akan digabung menjadi satu dengan Dinas Pertanian. (yun)

Baca juga :  Tujuh Belas Kasus Aktif Didominasi Klaster Transmisi Lokal dan PPDN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini