Gerakan Mobil Masker Berlanjut, Kali Ini Sasar Pasar Lumbuan, Bangli

Gerakan Mobil Masker Berlanjut, Kali Ini Sasar Pasar Lumbuan, Bangli
BAGI MASKER - Pembagian masker di Pasar Lumbuan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangli.

Bangli, DENPOST.id

Menindaklanjuti gerakan mobil masker yang dicanangkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangli kembali menggencarkan bagi-bagi masker. Dari 50.000 bantuan masker yang diberikan BNPB untuk masing-masing kabupaten/kota di Bali, khusus di Kabupaten Bangli masker didistribusikan ke pasar-pasar tradisional, desa zona merah dan lokasi-lokasi upacara yadnya.

Seperti yang terlihat pada Selasa (7/9/2021) di Pasar Lumbuan, Susut, Bangli.  FRB Team Rescue Relawan Satgas Tracer Covid-19 Kabupaten Bangli didampingi Forkopincam Susut melakukan kegiatan edukasi dan pemantauan protokol kesehatan (prokes) sekaligus pembagian masker kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

Baca juga :  Kejari Bangli Musnahkan Barang Bukti Puluhan Perkara

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli, I Ketut Agus Sutapa, berharap dengan edukasi terkait disiplin prokes dan pembagian masker ini bisa memutus mata rantai Covid-19 di masyarakat. “Selain pembagian masker, kita memang tetap mengimbau masyarakat agar selalu disiplin melaksanakan prokes 6 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjaga imun, mengindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” papar Agus Sutapa.

Lebih lanjut dikatakan, ada 16 pasar yang dikelola baik desa maupun kabupaten di Kabupaten Bangli. Yang paling banyak di Kecamatan Kintamani dengan 8 pasar yang tingkat kerumunan masyarakatnya cukup padat. Masing-masing pasar dialokasikan 2.000 masker sehingga total masker yang dibagikan di 16 pasar sebanyak 32 ribu masker. Sisanya lagi 18 ribu akan dibagikan ke pasar senggol, masyarakat yang melaksanakan upacara dan desa yang masih zona merah.

Baca juga :  Warga Tingkad Batu Ditemukan Tergantung di Pohon Kaliandra

Dikatakan pula, sesuai target dari pusat, 50.000 masker tersebut harus sudah habis selama 25 hari. “Namun untuk di Bangli, kita baru melakukan dari 1 September secara maraton dan diharapkan tanggal 25 September bisa tuntas,” imbuhnya.

Salah seorang pengunjung pasar, Ni Made Sari menyampaikan terima kasih atas masker yang diberikan secara cuma-cuma oleh petugas. “Sebelum ada bagi-bagi masker, saya memang selalu menggunakan masker dan rutin menggantinya. Selain itu, saya juga selalu mencuci tangan saat masuk dan keluar areal pasar. Imbauan taat prokes kan juga untuk kebaikan kita sendiri agar terhindar dari Covid-19,” ucapnya. (128/suryaningsih)

Baca juga :  Pura-pura Belanja, Tas Dagang Sarana Banten Dibawa Kabur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini