Sasar 170 Dusun, Puluhan Ribu Anjing Tervaksin

Sasar 170 Dusun, Puluhan Ribu Anjing Tervaksin
DITULUP – Dokter hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar menulup anjing peliharaan warga Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Jumat (10/9/2021).

Lumintang, DENPOST.id

Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar sudah menyelesaikan vaksinasi HPR (hewan penular rabies) anjing di 170 dusun/lingkungan di empat wilayah kecamatan. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Drh. Made Ngurah Sugiri, Jumat (10/9/2021), mengatakan, populasi anjing yang ada di Kota Denpasar sebanyak 89.796 ekor. Sedangkan yang sudah divaksin sebanyak 31.837 ekor anjing.

Vaksinasi ini menyasar anjing peliharaan, anjing liar dan diliarkan guna mencegah penularan rabies di masa pandemi Covid-19. Pasalnya, lanjut Sugiri, kabupaten tetangga seperti Badung dan Gianyar masih terjadi gigitan anjing rabies sehingga Denpasar gencar melakukan vaksinasi di perbatasan kedua daerah tersebut. Anjing yang belum divaksin di desa/kelurahan, akan divaksin oleh dokter hewan mandiri. ’’Sekarang kami pelan-pelan melakukan vasinasi anjing dan tidak bisa instensif seperti saat ada dana sebelum pandemic. Seminggu dilakukan 2-3 kali, karena ada pekerjaan lain untuk pelayanan ternak besar seperti sapi dan kambing,’’ kata Sugiri.

Baca juga :  Sembuh Covid-19 di Denpasar Bertambah 77 Orang dan Dua Pasien Meninggal

Dia mengakui vaksinasi anjing sebelumnya dibantu dokter mandiri dari yayasan karena tenaga dokter hewan yang dimiliki Dinas Pertanian terbatas. ”Kami memprioritaskan vaksinasi anjing yang ada di daerah perbatasan dengan kabupaten lain untuk mencegah penularan rabies. Pasalnya, di daerah perbatasan banyak anjing diliarkan dan liar rentan tertular rabies,’’ jelasnya.

Dia berharap masyarakat yang belum memvaksin anjing peliharaannya bisa memvaksin di praktik dokter hewan mandiri atau vaksinasi gratis di Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) Kota Denpasar dan kantor Distan Kota Denpasar. (103)

Baca juga :  Vaksinasi Difabel di Getakan Sasar 47 Jiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini