Sejumlah Bar Diduga Buka Saat PPKM, Satpol PP Akan Lakukan Pengecekan

picsart 09 10 06.22.03
Kasatpol PP Badung, IGAK Suryanegara.

Mangupura, DENPOST.id

Diduga masih adanya tempat dugem nekat buka saat Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kabupaten Badung, menjadi perhatian pihak penegak Perda di Kabupaten Badung. Dari pemantauan Satpol PP Badung, sejumlah tempat dugem yang disinyalir buka saat dikunjungi bukan tempat dugem melainkan tempat restoran.

Kasatpol PP Badung, IGAK Suryanegara, yang dihubungi, Jumat (10/9/2021) mengatakan terkait laporan warga bahwa ada tempat dugem yang masih buka saat PPKM, hal itu sudah dilakukan penindakan. “Terkait itu,,sudah beberapa kali kita sidak bersama kepolisian, TNI dan Satgas Covid-19 Pemkab. Ada beberapa yang malah sudah kena denda, penutupan sementara dengan Pol PP line sudah dilakukan karena melewati batas ketentuan batas jam operasional. Saat pengecekan yang buka hanya restaurannya saja,” ujar Suryanegara.

Baca juga :  Unud Segera Kukuhkan Belasan Guru Besar

Disodorkan data bahwa ada bar seperti Shishi di Jalan Raya Petitenget, Kerobokan Kelod, Ja’an Jalan Raya Seminyak, Angel Lounge Jalan Nakula, Nineteen Jalan Petitenget dan Lunox Jalan Dewi Sri buka dengan banyak kerumunan, Suryanegara mengatakan dari pengecekan yang dilakukan mereka buka pada Jumat dan Sabtu. “Bila ada info ada kerumunan seperti yang dilaporkan warga kita agendakan lagi untuk peninjauan ke lokasi,” tegasnya.

Baca juga :  Terkait Dugaan Korupsi Miliaran Rupiah, Polisi Bidik Salah Satu LPD di Abiansemal

Sementara itu, Koordinator Komunikasi Satgas Covid- 19 Badung, I Gusti Jaya Saputra yang dihubungi terpisah mengatakan, terkait masalah jam buka hal itu sudah diatur dalam instruksi Mentri Dalam Negeri No. 39 tahun 2021 serta Surat Edaran Gubernur Bali No 15 Tahun 2021.

Dikatakannya, hanya destinasi wisata dan mall yang boleh buka. “Untuk tempat hiburan malan belum boleh. Kami sarankan pengusaha sama-sama mengerti, mari bersama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini dengan menaati aturan yang telah diajurkan pemerintah. Jika kasus terus menurun pasti pemerintah akan memberikan kebijakan-kebijakan lebih lanjut untuk mendukung pembangkitan ekonomi kita di Badung,” tandas mantan Camat Mengwi tersebut. (dewa sanjaya)

Baca juga :  Abaikan Larangan Jam Buka, Pedagang di Jimbaran Disanksi Bersih-bersih

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini