Jaga Habitat Penyu, Desa Adat Kesiman Lepaskan Ratusan Tukik di Pantai Biaung

picsart 09 10 06.22.56
LEPAS TUKIK - Pelepasan ratusan tukik di Pantai Biaung Kesiman, Jumat (10/9/2021).

Kesiman Kertalangu, DENPOST.id

Yayasan Desa Adat Kesiman Bhuwana Kosala Kesiman, melepas ratusan tukik (anak penyu) di Pantai Biaung Kesiman, Jumat (10/9/2021). Pelepasan tukik tersebut, dilakukan Bendesa Adat Kesiman, Ketut Wisna, bersama Ketua Yayasan Bhuwana Kosala Kesiman, IB Ketut Suka Negara.

Hadir sekaligus turut melepas tukik, Lurah Kesiman, Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, prajuru adat, kepala lingkungan dan Yowana Desa Adat kesiman, serta undangan terkait lainnya dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Ketua Yayasan Bhuwana Kosala Kesiman, IB Ketut Suka Negara mengatakan Pantai Biaung dipakai penyu untuk bertelor, karena penyu memiliki insting navigasi yang kuat. Hal ini membuktikan jika Pantai Biaung dulunya memang dipakai habitat penyu untuk bertelor. “Dengan datangnya penyu untuk bertelor di Pantai Biaung, alangkah baiknya kita lestarikan. Apalagi sekarang penyu memang langka. Kalau bukan dari kita yang melakukan konservasi dan menjaga, tentunya anak cucu kita tidak akan tahu penyu ini,” kata Suka Negara.

Baca juga :  Saat Wabah Covid-19, Belasan Pelajar Malah Trek-trekan

Sementara Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna, menyatakan Desa Adat Kesiman membentuk yayasan bersama dengan pembina dan pengawas dari berbagai elemen desa adat, seperti sabha desa, kerta desa dan tokoh-tokoh krama adat. “Yayasan Pembangunan Desa Adat Kesiman ini, bertujuan untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan desa adat, yaitu parahyangan, pawongan dan palemahan. Partisipasi dalam menjalankan program dari Pemerintah Provinsi Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan pelestarian konservasi penyu,” ujar Wisna.

Baca juga :  Bendesa Agung Apresiasi Adaptasi Pecalang Amankan Wilayah

Ditambahkan Wisna, pelestarian konservasi penyu ini tidak bermuatan lokal tetapi sudah dunia. Mengingat, habitat penyu ini dilindungi dunia. “Pelepasan ratusan tukik jenis penyu hijau ini, sudah dilakukan di Pantai Biaung. Kami harapkan peran serta nelayan dan masyarakat untuk bersama-sama melindungi habitat penyu ini,” harapnya.

Pembina Yayasan Bhuwana Kosala Kesiman, Wayan Wiranata memberikan apresiasi atas pelepasan tukik ini. “Pantai Biaung yang dijadikan penyu untuk bertelor ini, sepatutnya kita jaga dan lestarikan. Apalagi Desa Adat Kesiman yang memiliki pantai dari Padanggalak, Tangtu hingga Biaung ini untuk terus berkoordinasi jika ada penyu yang bertelor, sehingga bersama-sama untuk menjaga habitat penyu ini,” tandasnya. (112)

Baca juga :  Senin, Dua Pasien Meninggal dan Terpapar Covid-19 Melonjak 55 Orang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini