Resmikan TPST Samtaku Jimbaran, Menko Luhut Binsar Panjaitan Katakan Ini

picsart 09 10 07.38.03
RESMIKAN TPST - Menteri Luhut Binsar Pandjaitan, didampingi Bupati Badung, dan Gubernur Bali, saat meresmikan TPST Samtaku dan penanganan sampah Sarbagita di Jimbaran.

Jimbaran, DENPOST.id

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, beserta jajarannya, Jumat (10/9/2021) meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sampah Tanggung Jawabku (Samtaku) dan penanganan sampah Sarbagita, di Jimbaran, Kuta Selatan.

Dalam kesempatan ini, Menteri Luhut didampingi Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta menandatangani prasasti sebagai tanda TPST Samtaku Jimbaran telah diresmikan.

Menko Luhut dalam sambutannya menyampaikan, TPST yang dibangun berkat kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan pihak swasta ini, diharapkan menjadi solusi untuk mengentaskan permasalahan sampah. Melalui upaya pemilahan sampah organik dan non-organik diharapkan dapat mengurangi volume sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengurangi risiko kebocoran sampah plastik ke lingkungan.

Baca juga :  F-PDIP Minta PAD Badung Dirasionalisasi

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan TPA sebagai akhir dari penanganan sampah. Untuk itu, harus ada terobosan dalam pengelolaan sampah. Penerapan ekonomi sirkular dan pemanfaatan sampah menjadi sumber daya merupakan paradigma baru dalam pengelolaan sampah,” tegasnya.

Sementara Bupati Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Badung mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi beserta jajaran yang sudah berkenan meninjau secara langsung TPST Samtaku, yang merupakan tempat pengolahan sampah terpadu dengan mengembangkan teknologi RDF.

Baca juga :  Gubernur Usulkan Pemuka Agama Terdaftar BP Jamsostek

“TPST Samtaku Jimbaran mampu berkontribusi dalam mengolah sampah, sehingga tidak lagi dibuang tapi diolah untuk menghasilkan ekonomi sirkular, serta menjadi role model yang dapat direplikasi di wilayah-wilayah di Provinsi Bali,” papar Giri Prasta. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini