Pandemi Covid-19, Ribuan Pelajar Dilatih Siasati Bisnis

picsart 09 11 10.15.56
BISNIS - Para pelajar dari 15 SMA/SMK di Semarang, Surabaya, dan Denpasar bersaing memaparkan kinerja bisnis mereka dalam kegiatan daring Regional Student Company Competition 2021, Sabtu (11/9/2021).

Denpasar, DENPOST.id

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang mengalami tekanan cukup berat saat pandemi Covid-19. Survei Bank Indonesia pada Maret 2021 menunjukkan 87,5% UMKM Indonesia terdampak negatif pandemi, utamanya di sisi penjualan. Dan, hanya 12,5% yang bertahan karena melakukan transformasi digital. Padahal, enam dari sepuluh konsumen Indonesia telah mencoba perilaku belanja baru dengan metode daring sejak pandemi terjadi dan 88% di antaranya berniat melanjutkan setelah pandemi selesai.

Berinisiatif turut serta mengatasi kesenjangan ini, Citibank N.A., Indonesia (Citi Indonesia), melalui Citi Peka (Peduli dan Berkarya) sebagai payung seluruh kegiatan CSR-nya serta dengan dukungan Citi Foundation, bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) mengimplementasikan program edukasi kewirausahaan “Youth Entrepreneurship through A Digital Approach Initiative” bagi 3.812 pelajar SMA/SMK di lima kota (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Denpasar). Menjelang puncak program pada November mendatang, para pelajar dari 15 SMA/SMK di Semarang, Surabaya, dan Denpasar bersaing memaparkan kinerja bisnis mereka dalam kegiatan daring Regional Student Company Competition 2021, Sabtu (11/9/2021).

Baca juga :  Sepekan PPKM Level 3, Pelanggaran Prokes di Denpasar Naik-Turun

Tiga perusahaan siswa (student company) terbaik hasil penilaian juri kalangan profesional berhak mewakili daerahnya untuk memperebutkan tiket emas ajang bisnis Asia Pasifik di kompetisi tingkat nasional.

Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Puni A. Anjungsari mengungkapkan, “Citi Indonesia bersama PJI telah secara konsisten memberdayakan generasi muda untuk berwirausaha sejak tujuh tahun lalu, dengan nilai investasi hingga lebih dari Rp 18 miliar. Para siswa tidak hanya dilatih untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam mengembangkan ide bisnis, namun juga dibina untuk mampu bersikap adaptif dan responsif dalam menghadapi tantangan, terutama dalam menghadapi kondisi disruptif seperti pandemi Covid-19 ini,” paparnya.

Baca juga :  Di Denpasar, Kasus Positif 10 Orang dan Sembuh 23

Lebih lanjut dikatakan, hal ini sejalan dengan prakarsa global Citi dan Citi Foundation yaitu Pathways to Progress, yang berupaya mendorong percepatan peningkatan taraf hidup dan peluang ekonomi bagi generasi muda.
Pelatihan ini membuahkan hasil. Selama empat bulan beroperasi, 15 Student Company di Semarang, Surabaya, dan Denpasar berhasil memperoleh total pendapatan bisnis mencapai Rp 94,5 juta. Semua itu dihasilkan dengan mengandalkan pemasaran digital. (111)

Baca juga :  Hortikultura, Inovasi Peternak Lele Saat Pandemi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini