Masyarakat Pengelola Diminta Tetap Jaga Hutan Bali Barat

picsart 09 12 03.41.44
BANTUAN - UPTD KPH Bali Barat, Sabtu (11/9/2021) menyerahkan bantuan dari Provinsi Bali, berupa alat ekonomi produktif kepada tujuh kelompok usaha perhutanan sosial di Jembrana.

Negara, DENPOST.id

UPTD KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) Bali Barat, Sabtu (11/9/2021) menyerahkan bantuan dari Provinsi Bali, berupa alat ekonomi produktif kepada tujuh kelompok usaha perhutanan sosial di Jembrana.

Kepala KPH Bali Barat, Agus Sugiyanto mewakili Kepala Dinas Kehutanan dan LH Provinsi Bali, mengatakan bantuan yang diserahkan berupa bibit tanaman untuk ditanam di luar kawasan dalam bentuk bibit pohon durian, alpukat, manggis dan sengon, serta bantuan pupuk organik sebanyak 120 ton untuk lima subak.

Baca juga :  Agar Taat Prokes, Warga Dibina Bhabinkamtibmas Gilimanuk

“Ini bantuan dari Provinsi Bali, dalam rangka bagaimana visi Nangun Sad Kerthi Loka Bali dirasakan langsung masyarakat Jembrana, terutama lembaga pengelola hutan desa dan kelompok tani hutan,” jelas Agus.

Diharapkan dengan bantuan ini, masyarakat sebagai pengelola hutan di blok pemanfaatan mau menyayangi hutan, menjaga hutan dan mengelola agar hutan tetap berfungsi bagi perlindungan dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Diharapkan pula dengan bantuan alat ekonomi produktif tersebut, jika masyarakat sudah mendapat produk hasil hutan non kayu bisa benar-benat bernilai jual tinggi, sehingga bantuan yang diberikan juga ada alat pengangkut, alat pencacah pembuatan kripik, alat pengemas dan alat lainnya.
“Jadi dengan bantuan ini masyarakat diharapkan mendapat kontribusi dari hutan tanpa merusak hutan,” jelasnya. (120)

Baca juga :  Selasa, 128 Orang Positif Covid-19 dan dan Tiga Pasien Meninggal di Denpasar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini