Tim SAR Temukan Korban Terseret Arus Pantai Dreamland

Tim SAR Temukan Korban Terseret Arus Pantai Dreamland
EVAKUASI - Tim SAR bersama Anggota Balawista Badung Kawasan Pecatu serta unsur SAR lainnya saat mengevakuasi korban terseret arus Pantai Dreamland.

Kutsel, DENPOST.id

Setelah melakukan pencarian di hari ke-3, Selasa (14/9/2021), Tim SAR akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam di Pantai Dreamland. Menurut Kepala Basarnas Bali, Gede Darmada, Fajar (23), Pengunjung Pantai Dreamland asal Surabaya yang hilang terseret arus ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.

Darmada mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 08.30 Wita. Saat ditemukan korban hanya menggunakan celana pendek. “Selanjutnya jenazah korban langsung dievakuasi Tim SAR Gabungan dan dibawa menuju RSUP Sanglah menggunakan ambulans Balawista Badung,” terangnya.

Baca juga :  Masa Siswa Dirumahkan Bakal Diperpanjang

Darmada menambahkan, selain Basarnas, banyak pihak yang ikut dalam operasi pencarian tersebut hingga akhirnya korban ditemukan di hari ketiga.

“Banyak melibatkan unsur SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Bali, Ditsamapta Polda Bali, Ditpolairud Polda Bali, Polair Polresta Denpasar Pos Kedonganan, Balawista Kabupaten Badung, Babinpotmar AL, Relawan Relindo, Relawan ACT, SAR Radio 115, ALPHA team,SAR MTA dan perangkat Desa” paparnya.

Selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Darmada juga mengucapkan terima kasih kepada segenap unsur TNI/Polri dan semua pemangku kepentingan yang berkecimpung di bidang kemanusiaan dalam upaya pencarian terhadap korban yang terseret arus di Pantai Dreamland. “Ke depannya kami harapkan koordinasi ini tetap terjalin dengan baik dan dapat meningkatkan pelayanan SAR Kepada Masyarakat,” tutupnya.

Baca juga :  Belum Efektif, PPKM di Badung akan Dievaluasi

Pengawas Balawista Badung kawasan Pecatu, Wayan Somer yang ikut melakukan evakuasi di lokasi. Dikatakannya, korban pertama kali ditemukan Tim Jet Ski Basarnas Bali yang melakukan pencarian di lokasi sekitar pukul. 08.30 Wita.

“Saat ditemukan kondisi korban masih utuh dan agak membiru serta sedikit lecet-lecet di tangan,” katanya.

Dia mengimbau agar pengunjung yang datang ke DTW ini mematuhi rambu-rambu yang dipasang petugas Balawista di sana. “Terkadang pengunjung abai dengan rambu yang ada, karenanya kami terus ingatkan dan imbau agar mematuhi tanda larangan mandi yang ada untuk mencegah terjadinya korban terseret arus,” pungkasnya. (113)

Baca juga :  Gaji Pegawai Kontrak di Badung Ngadat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini