Tanggapi Masalah Pemotongan Insentif Nakes, Begini Kata Giri Prasta

Tanggapi Masalah Pemotongan Insentif Nakes, Begini Kata Giri Pasta
Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta

Mangupura, DENPOST.id

Kisruh dugaan pemangkasan insentif tenaga kesehatan (nakes) di beberapa puskesmas di Badung terus menggelinding. Kejari Badung yang langsung menangani masalah ini telah memanggil sejumlah kepala puskesmas dan juga nakes. Terkait masalah tersebut, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta pun tidak mau mencampuri urusan yang sedang ditangani penegak hukum.

Giri Prasta mengatakan, untuk masalah dugaan pemangkasan insentif nakes pihaknya  tidak mau berbicara banyak dan tidak mau mengintervensi. Dia menyerahkan sepenuhnya ke ranah penegak hukum. “Saya tidak akan pernah terlibat terhadap urusan penegak hukum. Nanti ini (masalah nakes) itu sudah menjadi urusan penegak hukum bukan ranah Giri Prasta,” tegasnya saat diwawancarai usai melaporkan terkait berita hoaks yang menimpa Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, di Polres Badung, Selasa (14/9/2021).

Baca juga :  Puan Maharani Sosialisasi “Ingat Pesan Ibu” di Abiansemal

Lebih lanjut dikatakan, dia tidak bisa melakukan tuduhan langsung. Hal ini harus merujuk juga pada azas praduga tak bersalah. Sebab, masalah ini juga nantinya sudah ada tim yang menangani. “Urusan masalah prosesnya itu sudah ada tim yang berwenang, bukan Giri Prasta,” jelasnya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada 30 nakes yang diduga dipotong insentifnya yang sebagian besar bertugas di puskesmas. Kejari juga sudah memanggil beberapa kepala puskesmas diwawancara perihal dugaan pemotongan insentif tersebut. Selain itu, Kejari juga memanggil  14 nakes untuk dimintai keterangan perihal isu pemangkasan insentif yang bersumber dari Pemerintah Pusat ini. (115)

Baca juga :  KM Tanjung Permai Hilang Kontak, Basarnas Kerahkan Heli

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini