Hoaks Megawati Meninggal Tersebar, PDIP Denpasar Lapor ke Polresta

picsart 09 14 07.28.24
SPANDUK - Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar, saat membentangkan spanduk sebelum secara resmi melapor ke Polresta Denpasar, Selasa (14/9/2021).

Renon, DENPOST.id

Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar, secara resmi melaporkan sejumlah akun medsos ke Polresta Denpasar, Selasa (14/9/2021). Laporan tersebut, terkait beredarnya hoaks (informasi bohong) mengenai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang sakit sampai meninggal.

Laporan itu, disampaikan Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar, I Wayan Sutama, didampingi Wakil Sekretaris DPC, Ni Ketut Sudiani, dan Wakil Ketua Bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan, I Made Kondra, SH.

Baca juga :  Pelanggar Lalu Lintas Akan Ditilang Melalui Kamera Pengawas

Turut mendampingi sejumlah pengurus DPC, seperti Wakil Ketua, Ni Putu Prida Dewi, Putu Ariani, Emi Kusnuasih, Armiana, dan Dayu Vivi. Sedangkan pengurus PAC diwakili Made Suryadarma (Sekretaris PAC Denut), I Wayan Jelantik (Sekretaris PAC Dentim), Agus Suhendra (Bendahara PAC Denbar), dan Nyoman Agustiana (Wakil Ketua PAC Densel).

Sementara laporan diterima sejumlah pejabat, seperti Kabag Ops. Polresta Denpasar, Wakasat Reskrim, Kasi Humas, dan Kasi Propam Polresta Denpasar.

Baca juga :  Dewan Tinjau Pasar Umum Blahbatuh yang Terbakar

Menurut Wayan Sutama, pihaknya menyampaikan laporan perihal pengaduan masyarakat terjadinya dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong terhadap Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Dalam laporan bernomor : 657/EX/DPC-02.06/IX2021 itu, diduga ada 12 akun media sosial yang menyebarkan berita bohong tersebut.

‘’Kami saangat menyayangkan adanya penyebaran informasi bohong atau tidak pasti itu, terlebih dalam situasi yang sangat sulit saat ini. Apabila informasi seperti itu dibiarkan, kami khawatir akan menjadi perseden buruk di masa mendatang dan berpotensi munculnya kasus-kasus yang lebih pelik yang mengganggu keharmonisan di masyarakat. Kami berharap pihak kepolisian menindaklanjuti dan memproses sesuai hukum yang berlaku,’’ kata Sutama. (105)

Baca juga :  Denpasar Tambah 12 Covid-19, Lima Kasus dari Cari Suket Swab Test

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini