Konten Giri Prasta Bersama Owa Siamang Jadi Pergunjingan di Medsos

Konsep Otomatis

Mangupura, DenPost

Konten Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta bermain-main dengan binatang primata di akun instagram pribadinya @giri.prasta, Selasa (14/9) menuai kontroversi. Unggahan tersebut dihujat oleh kalangan netizen.

Kalangan artis ibu kota juga bersuara perihal unggahan tersebut. Hewan primata tersebut diketahui binatang berjenis Owa Siamang yang tergolong binatang yang dilindungi oleh undang-undang.

Pada unggahan tersebut Bupati Giri Prasta tampak terlihat bermain dengan kera hitam tersebut yang diberi nama Mimi. “Hari ini sudah mau dua bulan umurnya Mimi (Owa Siamang), yuk kita latih berdiri dan jalan,” tulis Giri Prasta dalam unggahan video tersebut.

Kontan para netizen dan kalangan artis ibu kota yang pecinta bintang menghujat unggahan tersebut. Misalnya Sherina Munaf melalui akun instagramnya bernama @sherinasinna juga mengecam aksi bupati bares tersebut. “Wild Animal are not pets (hewan liar bukan hewan peliharaan,” tulis di kolom komentar unggahan Giri Prasta.

Baca juga :  Ribuan Pekerja di Bandara Jalani Vaksin Tahap Dua

Tidak hanya itu, Arian Arifin vokalis Band Seringai juga bersuara. Melalui akun instagram @aparatmati juga menuliskan tagar #wildanimalarenotpets di kolom komentar video tersebut. Tidak hanya itu, Manohara Odelia melalui akun instagramnya @manodelia juga mengecek perihal unggahan binatang kera hitam itu. “Owa Siamang (Symphalangus syndactylus) merupakan salah satu jenis primata yang dilindungi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor P/.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” sentilnya.

Baca juga :  Sisir Kawasan Kuta, Edukasi Terakhir Jelang Sidak Serentak

Selain itu, pecinta binatang lainnya juga sama tak henti-hentinya menyerang akun instagram Giri Prasta. Rabu (15/9) akhirnya unggahan tersebut dihapus dan Bupati Giri Prasta juga menyerahkan hewan tersebut kepada BKSDA Bali sekaligus menyampaikan klarifikasi seta permintaan maaf. “Hari ini saya sudah mengajak Mimi, itu Mimi lagi tidur di bantalnya. Dan, terima kasih kepada bapak Kepala BKSDA Bali, kali ini kami menyerahkan Mimi agar bisa sekolah lepas liarkan yaitu ada di hutan Sumatra. Kami pun berupaya lepas liar Mimi sudah bisa berdiri,” jelas Giri Prasta dalam video.

Lebih lanjut, ia juga merasa bangga sekali paling tidak hidup Mimi sudah mencapai dua bulan dan dikenal sebagai orang tua Mimi. “Semoga nanti Mimi bisa berkembang biak karena ini binatang primata, yang cerdas, termasuk mamalia dan menyusui. Sekaligus kami menyerahkan yang sudah diberikan kepada kami. Khusus kepada kawan-kawan kami semua pecinta hewan, alam, tumbuh-tumbuhan, izinkan saya menyampaikan mohon maaf setulusnya kepada kalian semua,” pungkasnya.

Baca juga :  Main Papan Selancar, Pingsan, Turis Nyaris Tewas Tenggelam

Sementara Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Badung, Made Suardita membenarkan bawah hewan primata tersebut sudah diserahkan ke BKSDA Bali. “Niat pimpinan kami bukan untuk menyiksa binatang, namun ingin merawat hewan tersebut agar sehat dan berkembang dengan baik dan nantinya akan dilepas ke habitatnya. Sesuai dengan apa yang disampikan dalam laman Instagram beliau,” ujarnya saat dihubungi terpisah. (115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini