Imigrasi Musnahkan Ribuan Cap Manual

picsart 09 15 08.39.06
MUSNAHKAN - Pemusnahan cap manual di areal Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai.

Kuta, DENPOST.id

Sebanyak 2.029 buah cap manual yang tercantum dalam daftar cap keimigrasian versi lama yang dimiliki Imigrasi Ngurah Rai, dimusnahkan dengan cara dibakar. Pemusnahan itu, dilakukan mengacu pada surat Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI.1-PB.06.04-018 tanggal 03 Mei 2021 hal Petunjuk Teknis Pemusnahan Cap Keimigrasian Versi Lama, dan Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali Nomor W20.UM.01.01-3513 tanggal 07 Mei 2021.

Baca juga :  Persiapkan Era Normalitas Kehidupan Baru Setelah Pandemi Covid-19, Badung Lakukan Ini

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, I Nyoman Gede Surya Mataram, Rabu (15/9/2021) memaparkan pemusnahan tersebut mengacu pada Permenkumham No. 28 Tahun 2018, yang mengatur tentang ketentuan cap keimigrasian, saat melalui pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

Dipaparkan Surya, sebelumnya pemeriksaan keimigrasian menggunakan cap manual. Namun, seiring keluarnya aturan baru tersebut ketentuan ini diubah menjadi cap keimigrasian elektronik, yakni berupa stiker yang ditempelkan pada paspor saat melakukan pemeriksaan di tempat pemeriksaan Imigrasi.
Stiker ini memuat berbagai informasi yang dibutuhkan terkait ijin tinggal sesuai dengan tujuan kedatangan orang asing ke wilayah Republik Indonesia.

“Itu memang ketentuan terbaru. Jadi, sekarang cap di kedatangan Internasional memakai cap elektronik. Fungsinya hampir sama sebenarnya, namun ada fitur tertentu yang ada dalam cap elektronik itu,” paparnya, sembari mengungkapkan cap elektronik tersebut diperuntukan untuk kedatangan WNA dengan status visit, bebas visa kunjungan, crew visit, visa on arrival, limited stay permit dan lain-lain.

Baca juga :  BPBD Sebut 153 Desa di Bali Rawan Tsunami

Terhitung sejak 1 Oktober 2020, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, dengan TPI Bandara I Gusti Ngurah Rai telah siap untuk melaksanakan pemeriksaan keimigrasian, dengan menggunakan cap keimigrasian manual (desain baru) dan cap keimigrasian elektronik (stiker). (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini