Satgas Sanur Hanya Izinkan 50 Persen Kunjungan ke Pantai Matahari

Satgas Sanur Hanya Izinkan 50 Persen  Kunjungan ke Pantai Matahari
DIJAGA KETAT – Pecalang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar dan polisi menjaga dengan ketat pintu masuk ke Pantai Matahari Terbit dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Kamis (16/9/2021)

Sanur, DENPOST.id

Satgas Gotong Royong (GR) Covid-19 Desa Sanur hanya mengizinkan 50 persen kunjungan wisatawan maupun masyarakat yang berolah raga ke Pantai Matahari Terbit dan sekitarnya. Selain itu, protokol kesehatan (prokes) tetap diterapkan dengan ketat.

”Kami bersama pecalang menjaga ketat pintu masuk pengunjung maupun masyarakat yang ingin berolahraga dan mandi di Pantai Matahari, Pantai Bangsal dan Pantai Pasir Ukir agar membatasi kegiatan sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur Bali. Kalau ada pengunjung masuk ke pantai tidak mengikuti prokes, diberikan pembinaan. Bahkan ada pengunjung tidak memakai masker langsung disuruh pulang guna menghindari penyebaran virus korona terhadap pengunjung lainnya,” tegas Ketua Satgas GR Desa Adat Sanur, I Ketut Karsa Kamis (16/9/2021).

Baca juga :  Pemeriksaan Kelengkapan Duktang Diperpanjang

Karsa menjelaskan, kunjungan hanya diizinkan 50 persen menghindari kerumunan. “Wisatawan dan pengunjung lainnya tetap harus mengikuti prokes saat duduk di pinggir pantai. Kawasan objek wisata Pantai Matahari Terbit dan sekitarnya tutup pukul 21.00, ini sesuai surat edaran SE Gubernur Bali, tidak boleh lebih dari itu,’’ katanya.

Selain membatasi wisdom dan masyarakat berwisata ke pantai, lanjut Karsa, pihaknya juga membatasi penumpang boat ke Nusa Penida atau Lembongan lewat dermaga penyeberangan di Pantai Matahari Terbit dan Pantai Bangsal. Boat biasanya mengangkut penumpang 70 orang, dibatasi menjadi 35 orang agar penumpang tidak berdesakan. Begitu juga upacara pitra yadnya di pantai pesertanya hanya dibolehkan 25 orang agar tidak mengundang kerumunan.  ”Kami terus melakukan sosialisasi lewat pengeras suara dan mobil keliling Satgas mengajak pengunjung dan masyarakat yang berwisata ke Pantai Matahari Terbit mematuhi prokes. Kalau ini sudah dilakukan maka masyarakat tetap sehat dan terhindar dari virus corona,’’ paparnya.

Baca juga :  Potong Jalur, Pemotor Tewas

Sementara Pembina Satgas Desa Sanur yang juga Sabha Desa Adat Sanur, IB Alit Sudewa, menambahkan, kalau ada wisatawan atau masyarakat tidak taat aturan, ditolak masuk ke pantai. ”Kita sudah melakukan sosialisasi peduli lindungi kepada pengunjung Pantai Matahari dan sekitarnya. Bahkan sudah sebagian besar pengunjung menggunakan aplikasi tersebut,’’ imbuhnya. (103)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini