PTM di Jembrana Dibuka Saat PPKM Level 2

PTM di Jembrana Dibuka Saat PPKM Level 2
VAKSINASI - Vaksinasi untuk siswa yang sudah maksimal dilaksanakan di Jembrana dan para orangtua berharap segera diberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Negara, DENPOST.id

Hingga saat ini siswa di Jembrana masih melakukan pembelajaran secara daring. Sementara siswa sudah bosan dengan sistem pembelajaran ini dan ingin segera bersekolah. Orangtua juga menginginkan dan mendukung adanya pembelajaran tatap muka dengan segera.

“Saya bingung karena anak-anak tidak bisa belajar dengan baik. Kami yang sibuk maburuh juga tidak bisa membimbing anak-anak. Kalau les kami tidak punya uang. Beli kuota saja harus menyisihkan dari biaya sehari-hari,” kata Ketut Sri, salah seorang ibu rumah tangga dari Negara, Kamis (16/9/2021). Karena itulah dia sangat mendukung jika pelajaran tatap muka segera diterapkan.

Baca juga :  Pelaku Jual Beli Suket Hasil Rapid Test Antigen Covid-19 Palsu Diamankan Polisi

Sebelumnya  Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, mengatakan, sebenarnya pembelajaran tatap muka (PTM) sudah diberlakukan sejak sebelum PPKM Darurat ini. Akan tetapi setelah adanya peningkatan kasus Covid-19, PTM kembali dihentikan.

Dikatakannya, saat ini Kabupaten Jembrana masih masuk kategori PPKM  level 4. “Kita tunggu  agar PPKM Level 2, sehingga pembelajaran tatap muka di sekolah bisa kembali diterapkan,” katanya.

Tamba juga mengakui banyak  orangtua murid sangat mendukung PTM karena sudah memenuhi kreteria, di mana para guru dan murid di Jembrana sudah 95 persen tervaksin. Pihaknya berharap PPKM level 2 segera diberlakukan sehingga bisa diterapkan PTM.

Baca juga :  Abrasi Kembali Terjang Pebuahan, Puluhan Rumah Rusak Parah

Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Jembrana, Ni Nengah Wartini, juga mengatakan, untuk anak sekolah semua sudah tervaksin dengan capaian 65 persen.

Namun  terkait dengan sistem pembelajaran selama PPKM ini, banyak hal juga yang harus diubah. Yang awalnya belajar jarak jauh dengan metode siswa yang men-chat gurunya sebagai bukti kelengkapan pelajaran. Metode ini akan diubah  secara perlahan.

“Pola belajar pada saat pembelajaran tatap muka nanti, siswa separuh sekolah dan separuh di rumah. Dengan sistem bergilir ada metode pembelajaran jarak jauh ada yang tatap muka,” paparnya. (120)

Baca juga :  Pengendara Motor Tewas Diseruduk Truk

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini