BPD Sebut Penyaluran KUR Relatif Bergairah

BPD Sebut Penyaluran KUR Relatif Bergairah
Dirut BPD Bali, Nyoman Sudharma

Sumerta, DENPOST.id

Pengajuan kredit diramalkan meningkat setelah diterbitkannya Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 15 Tahun 2021, belum lama ini. Prediksi itu diutarakan Diretur Utama Bank BPD Bali, Nyoman Sudharma.

Diwawancarai pada Kamis (16/9/2021) di kantornya, dia menyebut penyaluran kredit, utamanya Kredit Usaha Rakyat, di BPD Bali terbilang stabil. “Tahun 2021 ini KUR yang tersalurkan hampir Rp 670 miliar. Hampir 75 persen dari target Rp 830 miliar,” terangnya.

Baca juga :  Masih Jalani Proses Hukum, Zainal Tayeb Kembali Ditetapkan sebagai Tersangka

Dari persentase tersebut, dia menilai penyaluran KUR saat pandemi tetap bergairah. Meski subsektor pariwisata Bali yang loyo di tengah pandemi, dia menyebut permintaan kredit itu datang dari sektor selain pariwisata.

“Pedagang secara umum masih jalan. Apalagi daerah di luar Gianyar, Denpasar dan Badung, karena Pajak Domestik Regional Bruto mereka tidak dari pariwisata. Kalau tiga daerah tadi, tentu terdampak,” tuturnya.

Terkait potensi meningkatnya pengajuan kredit, Sudharma mengatakan pihaknya sangat siap untuk menyalurkan permodalan.

Baca juga :  Orok di Tukad Rangda Sudah Diidentifikasi, Ini Hasilnya

Dia menilai kebijakan Pemerintah Provinsi Bali cukup tepat di tengah situasi pandemi, apalagi kasus baru relatif menurun. Selain dapat menggerakkan perekonomian Bali, kebijakan juga membangun peluang kerja. Sehingga jumlah pengangguran dapat dikurangi.

Dia mengaku dapat merasakan dampak PPKM Darurat bagi para pedagang dengan waktu berjualan yang dilarang yakni malam hari. Kondisi itu membuat membatasi produksi.

“Kita harus berdampingan dengan pandemi, pelajarannya kan begitu. Tentu dengan menaati prokes dalam berbagai kegiatan,” pungkasnya. (106)

Baca juga :  Puluhan Ribu Usaha Mikro Sudah Ajukan Banpres BPUM

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini