Ungkap Penggelapan Mobil, Polsek Sukawati Bekuk Pemalsu Surat Negara

picsart 09 16 08.25.32
UNGKAP KASUS - Polsek Sukawati, yang berhasil mengungkap kasus pemalsuan surat-surat negara, seperti KTP palsu, KK, akte kelahiran, akte kematian, NPWP dan perijinan usaha, serta sejumlah surat penting lainnya.

Gianyar, DENPOST.id

Jajaran Polsek Sukawati berhasil mengungkap kasus pemalsuan surat-surat negara, seperti KTP palsu, KK, akte kelahiran, akte kematian, NPWP dan perijinan usaha, serta sejumlah surat penting lainnya. Dengan tersangka Ni Made Emi Riana Wulandari, S.Pd (34) alamat  Banjar Dinas Penataan Kaja, Desa Penataan, Penebel, Tabanan.

Kontan perbuatan oknum guru ini, merugikan negara dan sejumlah instansi terkait.

Aksi Wulandari ini terungkap setelah polisi berhasil mengamankan pelaku penggelapan mobil, I Gusti Putu Noor Hairul (37) alamat Jalan Sabda Palon Gang I RT/RW 01/05, Desa Dangin Tukad Aya, Kecamatan/Kabupaten Jembrana. Noor Hairul melakukan aksi penggelapan mobil bersama dua orang lainnya yang kini masih menjadi daftar pencairan orang (DPO) polisi.

Baca juga :  Jenazah Komang Ayu Ardani Akhirnya Dikubur

Dua tersangka dan sejumlah barang bukti diamankan di Mapolsek Sukawati untuk diproses lebih lanjut.

Kapolsek Sukawati, AKP I Made Ariawan didampingi Kasubag Humas Polres Gianyar, AKP Nyoman Hendrajaya, dan Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu AA Gede Alit Sudharma di Mapolsek Sukawati, Kamis (16/9/2021) menjelaskan pengungkapan dua kasus ini berawal dari laporan korban. Di mana pada, Selasa (17/8/2021) sekitar pukul 14.00 Wita, pegawai tempat penyewaan mobil saksi Voldy Runtukhau di Jalan Pasekan, Batuaji, Batubulan Kangin Sukawati, Gianyar didatangi pelaku I Made Dedi Putrawan (nama palsu dari Noor Hairul) untuk menyewa 1 unit mobil Calya DK 1929 DT selama 2 bulan. Setelah 2 bulan dan sudah jatuh tempo, mobil belum juga dikembalikan pelaku, sehingga korban menghubungi pelaku.

Baca juga :  Baladika Bali Lakukan Aksi Ini Saat Pandemi Virus Corona

Namun sayang HP pelaku tidak aktif. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp70 Juta. Selanjutkan korban melaporkan kasus itu, ke Mapolsek Sukawati. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini