Vaksinasi HPR di Denpasar Hanya Capai 35,5 Persen

picsart 09 17 01.59.09 (1)
DIVAKSIN – Salah seorang dokter hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar memvaksin anjing milik warga di Kelurahn Pedungan, Denpasar Selatan, Jumat (17/9/2021).

Lumintang, DENPOST.id

Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar sudah menyelesaikan vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) di 23 desa/kelurahan di Denpasar. Namun, capaian vaksinasi jauh dari target yakni hanya mencapai 35,5 persen (31.837 ekor anjing) dari populasi 89.796 ekor anjing.

”Kami bersama tim dokter mandiri sudah menyelasikan vaksinasi di 23 desa/kelurahan tersebar di empat wilayah kecamatan menyasar anjing peliharaan, anjing liar atau diliarkan. Vaksinasi yang ditargetkan sebelumnya 80 persen, namun yang mampu direalisasikan hanya 35,5 persen,’’ kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Drh. Made Ngurah Sugiri, Jumat (17/9/2021).

Baca juga :  Pujawali di Pura Sakenan, Pamedek Diimbau Bersembahyang di Merajan atau Sanggah Masing-masing

Ngurah Sugiri menjelaskan, populasi anjing di Denpasar saat ini 89.796 ekor tersebar di empat wilayah kecamatan. Populasi anjing paling banyak ada di Denpasar Selatan (Densel) 27.372 ekor anjing, Denpasar Utara (Denut) 25.725 ekor anjing, Denpasar Barat (Denbar) 19.261 ekor anjing, dan Denpasar Timur (Dentim) 17.438 ekor.

Terkait rendahnha capaian vaksinasi, Sugiri mengatakan karena logistik vaksin dan biaya operasional hanya bisa memvaksinasi 50 persen dari populasi anjing yang ada. ”Kami harapkan kekurangan vaksin dapat bantuan dari pemerintah pusat, Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar melalui APBD Perubahan untuk pembelian vaksin,’’ ujarnya.

Baca juga :  Sekda Bali Cek Sarana dan Prasarana SMAN 7 Denpasar

Sugiri mengaku bertekad mempertahankan Denpasar bebas penyakit rabies dari tahun 2017 sampai 17 September 2021 ini. Ia bersama tim dokter hewan terus melakukan program vaksinasi terhadap anjing liar, diliarkan atau dipelihara masyarakat. ”Selama persedian vaksin masih ada, kami terus melakukan vaksinasi anjing. Selain itu, kami juga melayani masyarakat yang ingin memvaksin anjing dengan mendatangi rumahnya,’’ ucapnya.

Sugiri menambahkan, vaksinasi anjing terus dilakukan dengan mendatangi rumah warga maupun menyasar tempat umum yang banyak anjing liar. Vaksinasi diproritaskan di daerah perbatasan dengan Kabupaten Badung dan Gianyar untuk memperkebal imun tubuh anjing. Menurutnya, di daerah perbatasan masih rawan penularan penyakit rabies. Tahun 2020 di mana pandemi virus korona mulai melanda Kota Denpasar dan dunia cakupan vaksinasi hanya terealisasi 4,72 persen (4.235 ekor) dari estimasi populasi anjing yang ada di Denpasar. ”Program vaksinasi yang dilakukan dokter hewan di masa pandemi Covid-19 terus jalan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat sampai tuntas agar Denpasar tetap menyandang kota bebas penyakit rabies,’’ tandasnya. (103)

Baca juga :  Tanpa Tujuan Jelas, Tim Operasi PKM Halau 13.998 Pemotor

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini