Kontak Erat Jangan Takut Ditracing

picsart 09 19 03.06.00
Gubernur Bali, Wayan Koster.

Sumerta, DENPOST.id

Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak krama yang menjadi kontak erat pasien Covid-19 agar tak takut menjalani tracing. Itu ia sampaikan dalam siaran pers, belum lama ini.

Kata dia, bagi krama Bali yang melakukan kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif agar berinisiatif dan bersedia untuk mengikuti tracing yang dilaksanakan aparat TNI dan Polri, selanjutnya melaksanakan testing.

“Bagi krama Bali yang mengalami gejala awal (demam, pilek, batuk, sesak nafas, hilang indra penciuman dan perasa) agar segera melakukan testing swab berbasis PCR,” ungkapnya.

Krama yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan agar segera berinisiatif melakukan isolasi terpusat yang telah disiapkan pemerintah provinsi/kabupaten/kota dan dilarang melakukan isolasi mandiri di rumah agar tidak menular kepada keluarga.

Baca juga :  Disepakati, Kebhaktian Umat Kristiani Saat Nyepi Dimajukan

Sementara mereka yang bergejala sedang dan berat agar segera ke rumah sakit rujukan di wilayah masing-masing guna menghindari terjadinya kondisi yang memburuk dan membahayakan bagi diri sendiri.
“Kami perlu menyampaikan bahwa banyak kasus kematian terjadi karena warga terlambat melakukan testing swab PCR dan masuk ke rumah sakit dalam kondisi sudah parah, sehingga sangat membahayakan nyawanya, bahkan tidak bisa diselamatkan ketika mengalami perawatan di rumah sakit,” ujar Koster.

Baca juga :  Siang Ini, Dinkes Umumkan Hasil Pemeriksaan Terduga Corona

Selain upaya tersebut, dia mengingatkan krama Bali agar selalu Ngrastiti Bhakti, memohon kerahayuan dan pandemi Covid-19 segera berakhir. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini