PTM di Jembrana Mulai Dibuka, Siswa Langsung UTS

picsart 09 20 03.45.07
PTM - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai dilaksanakan di Kabupaten Jembrana, Senin (20/9/2021).

Negara, DENPOST.id

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai dilaksanakan di Kabupaten Jembrana, Senin (20/9/2021).
Pelaksanaan PTM dilaksanakan dengan sistem 50 persen siswa di tiap sesi.
Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Jembrana, Ni Nengah Wartini, didampingi
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Jembrana, I Nyoman Wenten, Senin pagi melakukan monitoring di SMPN 1 Negara dan SDN 1 Baler Bale Agung.

Wenten mengatakan, dari hasil monev di SMPN 1 Negara, diterapkan pola 50% dalam 2 sesi. Sesi pertama 50% dan sesi kedua 50%. Lama masing masing sesi 2 jam. Dengan jeda waktu satu jam diharapkan bisa dilakukan langkah antisipasi. Untuk bisa dilaksanakan penyemprotan disinfektan untuk ke tahap 2.

Baca juga :  Bantah Covid-kan Pasien, Warga Diminta Tak Ragu ke RS Negara

Dari hasil evaluasi, menurut Wenten pelaksanaan PTM semua berjalan baik karena sudah dikomunikasikan lebih awal dengan kepala desa /lurah setempat serta babin kamtibmas dan wali murid.
“Anak-anak nampak antusias, dan lucunya di SD banyak yang bertanya tentang di mana posisi kelasnya. Maklum hampir 2 tahun mereka tidak ke sekolah,” kata Wenten.

Nengah Wartini juga mengatakan untuk PTM persiapannya sejak seminggu lalu ketika level 4 akan menjadi level 3.
Pihaknya juga sudah menggelar rapat dan memastikan kesiapan dari pihak sekolah.
“Jadi begitu ada pengumuman level 3, kami buat kajian dan minta pertimbangan dari Bupati dan mohon izin untuk pelaksanaan PTM sesuai dengan langkah-langkah yang kami ambil dan pertimbangannya,” katanya.

Baca juga :  Di Tegalcangkring, Pencuri Sasar Kandang Ayam

Begitu PTM dimulai, siswa langsuang penilaian/ujian tengah semester (UTS) baik SD dan SMP. “Mekanisme yang kami laksanakan semua sesuai agenda di mana 50 persen kehadiran di tiap sesi. Juga diberikan waktu/jeda selama satu jam sehingga tidak ada singgungan antara siswa yang masuk sesi pertama dan kedua,” jelasnya.

.Pihaknya juga berkoordinasi dengan satgas dan puskesmas setempat. Serta mengaktifkan satgas sekolah untuk langkah antisipasi.
Diharapkan tidak ada klaster baru di sekolah. Kalaupun ada akan dikoordinasikan dengan faskes. “Untuk vaksin siswa sudah 100 persen,” tandasnya. (120)

Baca juga :  Rem Blong, Truk Tabrak Pick Up

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini