Penerapan Ganjil Genap di Sanur Dinilai Belum Tepat

picsart 09 20 04.48.02
IB Ketut Kiana

Sanur, DENPOST.id

Penerapan kendaraan pelat genap dan ganjil masuk ke objek wisata Pantai Matahari Terbit Sanur dan sekitarnya dinilai belum saatnya diberlakukan. Hal itu disampaikan tokoh masyarakat Sanur yang juga anggota DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Ketut Kiana, Senin (20/9/2021). Dikatakannya, jika hal ini dipaksakan diberlakukan akan berdampak pada perekonomian dan menghambat bisnis di Sanur. ”Kami harapkan sebelum menerapkan ganjil genap terlebih dahulu dilakukan sosialisasi ke Pantai Matahari Terbit dan sekitarnya. Terutama tokoh adat, tokoh masyarakat dan perbekel diajak berbicara sehingga mereka tahu tujuan penerapan ganjil genanp tersebut,’’ kata Kiana.

Baca juga :  November, Puluhan Ribu Wisman Siap ‘’Serbu’’ Bali

Dia meminta ada kepastian dari Gubernur Bali, Wayan Koster, terkait rencana tersebut. Jika penerapan ganjil genap mampu menurunkan Covid-19, menurutnya bisa diterapkan. ”Jangan penerapan genap ganjil kendaraan yang masuk ke objek wisata Sanur hanya sekadar program,’’ ujar anggota Komisi III DPRD Kota Denpasar itu.

Kiana menyebut, kalau mau menurunkan penularan Covid-19 harus dijaga ketat di pintu masuk di mana pengunjung wajib memperlihatkan kartu vaksinasi. ”Bila ada masyarakat naik mobil tidak divaksin kan kita rugi menerapkan ganjil genap. Lebih baik pintu masuk diperketat dengan memeriksa kartu vaksinasi warga yang masuk,’’ sarannya.

Kiana mengungkapkan, jika tujuannya mengurangi kekroditan arus lalu lintas Sabtu dan Minggu, programnya harus jelas karena di Kota Denpasar belum ada krodit atau macet seperti di Jakarta. ’’Intinya, pemerintah sebelum menerapkan ganjil genap harus ada sosialisasi. Positifnya ada di mana, negatifnya bagaimana,” pungkasnya. (103)

Baca juga :  Dukung Bali Bangkit, Forum Komunikasi Antar Media Dibentuk

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini