Sepekan PPKM Level 3, Pelanggaran Prokes di Denpasar Naik-Turun

Sepekan PPKM Level 3, Pelanggaran Prokes di Denpasar Naik-Turun
TANPA MASKER – Tim Yustisi memberi peringatan kepada salah seorang warga yang terciduk tanpa masker saat razia prokes dan PPKM level 3 di Jl. Gunung Sanghyang-Jl. Tangkuban Perahu, Rabu (22/9/2021).

Padangsambian, DENPOST.id

Tingkat disiplin warga di Denpasar terhadap protokol kesehatan (prokes) selama sepekan Pemberlakukan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, naik-turun. ”Mobilitas masyarakat di Kota Denpasar cukup tinggi dan masih ada warga mengabaikan prokes. Jumlahnya tidak menentu, kadang naik, kadang turun. Merasa PPKM level 4 turun menjadi level 3 dianggap sudah aman. Menurunkan level 3 ke level 2 sulit dilakukan bila masyarakat tidak taat dan patuh terhadap aturan yang ada,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, di sela-sela razia prokes dan PPKM level 3 di J. Gunung Sanghyang-Jl. Takuban Perahu Denpasar, Rabu (22/9/2021).

Baca juga :  Petugas Pasar Gunung Agung Perketat Pintu Masuk

Anom Sayoga mengatakan, pendisiplinan prokes terhadap masyarakat gencar dilakukan menyasar jalan, ruang terbuka hijau, kerumunan rumah makan dan angkringan. Hal ini guna mencegah klaster baru penyebaran virus varian baru delta.

Selama razia PPKM Level 3 sejak 16 September 2021 hingga 22 September, Tim Yustisi menjaring 122 pelanggar, 39 orang di antaranya tanpa masker dan langsung didenda dan 83 orang salah memakai masker dan hanya dibina.

Meski sudah divaksin dua kali, Anom Sayoga tetap meminta masyarakat disiplin menerapkan prokes, kapan saja dan di mana saja. ”Kita bersama Dishub, TNI dan Polri gencar melakukan sidak prokes dari pagi, siang dan malam untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Upaya penanggulangan tidak bisa dilakukan pemerintah saja, masyarakat juga harus mendukung dengan mengikuti semua aturan’’ tandasnya. (103/wiadnyana)

Baca juga :  Ogoh-ogoh di Denpasar Dilombakan Lewat Vidio, 417 ST Diberikan Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini