Kemenko PMK Pantau Kawasan Bali Aga di Buleleng

Kemenko PMK Pantau Kawasan Bali Aga di Buleleng
RAPAT KOORDINASI - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), melaksanakan rapat koordinasi dan kunjungan lapangan ke Kabupaten Buleleng, Rabu (22/9/2021).

Singaraja, DENPOST.id

Dalam rangka pemantauan pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), melaksanakan rapat  koordinasi dan kunjungan lapangan ke Kabupaten Buleleng, Rabu (22/9/2021). Nyoman Genep selaku Asisten III Kabupaten Buleleng mengatakan, untuk di Buleleng secara nasional melalui Pemerintah Pusat telah mengidentifikasi desa-desa potensial dijadikan sebagai kawasan prioritas nasional. Salah satunya adalah Kawasan Perdesaan Bali Aga sebagai salah satu dari 62 Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional.

Baca juga :  Dewa Indra Datangi Panti Asuhan Destawan

”Sebelumya kami telah ikut melombakan secara nasional  5 desa ini yaitu Desa Sidetapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa dan Banyuseri (SCTPB).  Di mana kelima desa ini merupakan Kawasan Perdesaan Bali Aga, dan kita dapat juara 1 dalam program Responsive Innovation Fund (RIF). Atas dasar ini akan dimantapkan oleh Kemenfo PMK beserta unsur Kementerian lainnya untuk meningkatkan potensi apa yang perlu dikembangkan,“ terangnya.

Lebih jauh dijelaskan, sasaran-sasaran yang ingin dicapai oleh Kemenko PMK datang ke Bali khususnya di Buleleng untuk mengidentifikasi  permasalahan apa yang akan diangkat untuk memajukan 5 desa itu.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Mustikorini Indrijatiningrum, menjelaskan, tujuan kami mengadakan pelatihan ini untuk memastikan pelaksanaan kawasan perdesaan ini berjalan dengan baik. Mengingat SCTPB merupakan salah satu prioritas nasional, sehingga perlu dikawal dan didukung bersama baik dari Kementerian maupun Pemerintah Daerah.

Baca juga :  Lapas Singaraja Siapkan Fasilitas Video Call

“Itu menjadi sangat penting bagaimana kolaborasi bersama antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, perguruan tinggi dan media. Bagaimana media juga dapat memberikan dukungan kepada masyarakat untuk ikut serta berperan aktif dalam membangun dan penyebarluaskan informasi di kawasan pedesaan. Semua itu menjadi point penting kami sebagai dasar dalam melaksanakan rapat koordinasi  di Buleleng,“ jelasnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini