Cegah Penyebaran Covid-19, Dewan Badung Dukung Program Kendaraan Ganjil-Genap

picsart 09 22 07.08.41
Ketua DPRD Badung, Putu Parwata.

Mangupura, DENPOST.id

Rencana pemberlakuan plat nomor kendaraan ganjil dan genap kendaraan roda empat maupun roda dua di kawasan Kuta dan Sanur pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, mendapat sambutan baik dari kalangan DPRD Badung. Menurut legislator Badung, ganjil-genap yang akan diberlakukan pada, 25 September 2021, diharapkan mampu mencegah dan mengurangi kasus positif Covid-19 di Bali, khususnya di Badung.

Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, Rabu (22/9/2021) mengatakan kebijakan Gubernur Bali mengenai ganjil-genap adalah untuk mengurangi kerumunan di objek wisata, seperti Kuta. “Dengan kebijakan ini, jaga jarak atau kerumunan bisa diatur. Sehingga diharapkan tidak ada lonjakan kasus Covid-19. Dan ini bagian dari kebijakan pemerintah untuk melakukan antisipasi penyebar luasan Covid-19 jika nanti pariwisata benar-benar dibuka,” ujarnya.

Baca juga :  Bantuan untuk Warga Badung Berdatangan

Lebih lanjut dikatakan, ha ini merupakan niat baik dan mesti dicoba dulu. “Ini niat baik gubernur untuk menjaga agar tidak terjadi lonjakan kasus. Biarkan ini berjalan apa adanya dan jika ada kendala pasti ada evaluasi. Kalau memang ini nanti menjadi kendala kami akan buatkan rekomendasi untuk diambil suatu langkah-langkah yang lebih baik,” paparnya.

Apakah nanti tidak merugikan para penkerja transportasi wisata di Badung? Parwata mengatakan, apakah hal itu menimbulkan untung atau kerugian bukan di sana persoalanya. “Jadi, semuanya itu bisa diatur, jika tanggal genap maka motor dan mobil berplat genap. Kalau ganjil, kendaraannya pakai nopol ganjil. Saya kira tidak akan berpengaruh karena proses tranportasi ini kan berjalan. Cuma mengubah genap dan ganjil saja. Mudah-mudahan ini efektif terutama dalam penganan Covid-19, sehingga tidak terjadi kenaikan kasus lagi,” terang politisi asal Desa Dalung tersebut.

Baca juga :  Oknum Kepsek Cabul Ditahan  

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Badung, I Made Gede Wiryantara Adi Susandi, seizin Kadis Perhubungan Kabupaten Badung, AA Ngurah Rai Yuda Dharma, saat dikonfirmasi mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima SE Gubernur Bali terkait kebijakan tersebut. Hanya saja, pihak Dishub Badung telah mengikuti pembahasan perihal penerapan sistem ganjil-genap.

Menurutnya, dua lokasi yang akan menjadi pusat penerapan ganjil-genap di wilayah pariwisata Kuta, adalah pertigaan Jalan Pantai Kuta hingga Jalan Bakung Sari depan KFC Kuta Square, dan pertigaan Jalan Kartika Plaza sampai Jalan Bakung Sari.

Baca juga :  Tiga Pekan PPKM, Ratusan Usaha Non-Esensial Ditutup

Bendesa Adat Kuta, Wayan Wasista menyayangkan adanya pembatasan wisatawan menuju Pantai Kuta. Pihaknya menilai kebijakan tersebut belum tepat dilaksanakan lantaran sejak dibuka pengunjung Pantai Kuta masih tergolong sepi. (dewa sanjaya)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini